Kemenhub mencabut izin bandara milik IMIP di Morowali, Sulawesi Tengah. (Sumber: Freepik)

Nasional

Kemenhub Cabut Layanan Penerbangan Internasional Bandara IMIP

Minggu 30 Nov 2025, 09:50 WIB

MOROWALI, POSKOTA.CO.ID - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencabut izin layanan penerbangan internasional dari bandara milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah.

Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 55 Tahun 2025 yang ditandatangani Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada 13 Oktober 2025.

"Keputusan Menteri Perhubungan tentang penggunaan bandar udara yang dapat melayani penerbangan langsung dari dan/atau ke luar negeri," demikian keputusan Kemenhub, dikutip Minggu, 30 November 2025.

Dalam beleid itu Kepmenhub KM 38 Tahun 2025 dinyatakan tidak berlaku lagi. Dengan dicabutnya aturan lama, bandara IMIP dan Bandara Weda Bay tak lagi masuk dalam daftar bandar udara yang diperbolehkan melayani penerbangan langsung ke atau dari luar negeri.

Baca Juga: Edit Foto di Bandara ala Travelling Pakai Gemini AI

Keputusan terbaru itu hanya menetapkan satu bandara yang dapat membuka layanan penerbangan internasional dalam kondisi tertentu dan bersifat sementara, yaitu Bandara Khusus Sultan Syarief Haroen Setia Negara di Kabupaten Pelalawan, Riau.

“Menetapkan Bandar Udara Khusus Sultan Syarief Haroen Setia Negara sebagai bandar udara yang dapat melayani penerbangan langsung dari dan/atau ke luar negeri dalam keadaan tertentu dan bersifat sementara,” tulisnya.

Pencabutan izin tersebut menjadi sorotan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Bandara tersebut beroperasi tanpa kehadiran perangkat daerah, sehingga anomali berpotensi mengganggu ekonomi nasional.

Pernyataan tersebut memicu spekulasi di media sosial yang mengaitkannya dengan bandara yang berada di kawasan industri IMIP. Sjafrie mengungkapkan temuan itu setelah meninjau Latihan Pertahanan Terintegrasi 2025 yang digelar TNI di Morowali pada 20 November 2025.

Baca Juga: MotoGP Mandalika 2025, Bandara Lombok Dibanjiri Pembalap Dunia

“Ini anomali, bandara tapi tak memiliki perangkat negara dalam bandara. Ada celah yang membuat rawan kedaulatan ekonomi,” tuturnya.

Tags:
Bandara IMIPSulawesi TengahKemenhubbandara

Ali Mansur

Reporter

Febrian Hafizh Muchtamar

Editor