TANGERANG, POSKOTA.CO.ID – Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) menandai delapan tahun eksistensinya sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek truk dan bus Mercedes-Benz di Indonesia dengan menyerahkan sejumlah unit bus kepada berbagai perusahaan otobus (PO).
Agenda serah terima berlangsung pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD, Tangerang, dihadiri jajaran manajemen DCVI, mitra karoseri, serta perwakilan dealer resmi Mercedes-Benz Bus. Dua unit bus Mercedes-Benz di stan Adiputro diserahkan langsung kepada pendiri PO Fajar Riau Wisata, Welfa Hendra, serta perwakilan PO Sahabat Perjalanan Sejati, Haji Totok.
Selain serah terima, DCVI juga menuntaskan proses penandatanganan pengadaan 20 unit Mercedes-Benz OH 1626 L untuk PO Bagong (PT Bagong Dekaka Makmur).
Baca Juga: Perjalanan 25 Tahun Dynamics Autosound: Soroti Prestasi dan Adaptasi Teknologi Mobil Listrik
Seluruh unit akan menggunakan body Avante H8 Grand Captain dari karoseri Tentrem. Kerja sama ini melanjutkan kolaborasi yang sebelumnya mencakup penyerahan dua unit bus Mercedes-Benz OH 1626 L untuk PO Agra Mas dan PO MTrans.
Presiden Direktur DCVI, Naeem Hassim, menyampaikan apresiasinya atas kemitraan jangka panjang dengan karoseri serta jaringan diler.
“Di era baru karoseri bus Indonesia ini, masyarakat Indonesia menunjukkan antusiasme tinggi pada perkembangan industri otomotif nasional. Kita bisa lihat disini, melalui kolaborasi antara DCVI, Adiputro, dan diler kami PT Citrakarya Pranata, bus Mercedes-Benz dikombinasikan dengan body yang canggih dan indah buatan Adiputro, menjadi capaian yang sempurna,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perjalanan panjang ini ikut memperkuat sejarah Mercedes-Benz Bus di Indonesia sejak perakitan lokal pertama dimulai di Tanjung Priok pada 1971. Secara global, merek ini telah mengakar lebih dari 130 tahun dan membawa visi “For all who keep the world moving”.
Logo tiga palang Mercedes-Benz disebut sebagai simbol kendaraan yang dirancang untuk darat, air, dan udara—warisan inovasi yang berakar sejak era Karl Benz dan Gottlieb Daimler.
Pada acara yang sama, DCVI dan karoseri Adiputro juga menyerahkan dua unit bus berkonfigurasi premium kepada:
- PT Fajar Riau Wisata — Mercedes-Benz OH 1626 S dengan bodi Jetbus 5, ditujukan untuk layanan wisata jarak menengah hingga jauh.
- PT Sahabat Perjalanan Sejati — Mercedes-Benz O 500 RSD 2445 Euro 5 dengan konfigurasi 3-axle yang mengutamakan kenyamanan pada rute pariwisata dan antarkota.
Model O 500 RSD 2445 Euro 5 telah dibekali fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Adiputro merupakan karoseri pertama yang mengaplikasikan bodi untuk sasis ini sejak kehadirannya di Indonesia pada 2024.
Direktur Utama Adiputro, David Jethrokusumo, menegaskan bahwa keberlangsungan industri karoseri sangat bergantung pada kerja sama ekosistem.
“Industri otobus Indonesia hanya bisa berkembang apabila semua aspek di ekosistem ini bersatu. Kami harapkan kolaborasi ini bisa membentuk industri perhubungan darat yang lebih maju, aman, nyaman, dan semakin membanggakan,” katanya.
Setiap kolaborasi DCVI dengan karoseri dilakukan sesuai standar internasional melalui program Body Builder Advisor (BBA). Program ini memastikan pembangunan bus di atas sasis seperti OH 1626, OF 917, dan O 500 RSD 2445 mengikuti Mercedes-Benz Bodybuilder Guidelines dari Daimler Truck AG.
Proses pendampingan dan pengawasan ketat dilakukan untuk menjamin integrasi desain, konstruksi, dan sistem sesuai standar global.
Ketua Umum Ikatan Pemuda Otobus Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan, turut mengapresiasi perkembangan industri otobus nasional.
“Bus Mercedes-Benz selalu hadir dengan standar Eropa, nyaman, aman, dan tangguh. Karena pertumbuhan infrastruktur yang semakin masif, disinilah kita membutuhkan kolaborasi antara merek penyedia sasis, karoseri, dan operator,” ujarnya.
Ia menilai sinergi yang semakin erat dapat mengembalikan kejayaan transportasi darat berbasis bus.