Kemenangan historis! Timnas U-17 Indonesia taklukkan Honduras 2-1 di Piala Dunia U-17 2025. Raih kemenangan pertama sepanjang sejarah partisipasi Indonesia di Piala Dunia FIFA. Selengkapnya di sini. (Sumber: PSSI)

OLAHRAGA

Timnas U-17 Indonesia Kalahkan Honduras 2-1, Raih Kemenangan Pertama di Piala Dunia FIFA

Selasa 11 Nov 2025, 14:30 WIB

POSKOTA.CO.ID - Di tengah teriknya matahari Doha, sebuah sejarah baru lahir bagi sepak bola Indonesia. Timnas Indonesia U-17, dengan hati yang berani dan tekad baja, berhasil meraih kemenangan monumental atas Honduras dengan skor 2-1 dalam laga pamungkas penyisihan Grup H Piala Dunia U-17 2025, Senin, 10 November.

Kemenangan ini bukan sekadar tentang tiga poin di akhir turnamen, melainkan sebuah pencapaian yang mengukir nama Indonesia di peta sepak bola dunia.

Laga yang berlangsung di Lapangan 2 Aspire Zone itu pun menjadi saksi bisu tumbangnya sebuah kutub. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, skuad Garuda berhasil merasakan aroma kemenangan di semua tingkatan putaran final Piala Dunia FIFA U-17.

Sebuah pencapaian yang menggetarkan dan menegaskan bahwa langkah kecil di lapangan hijau bisa menjadi lompatan raksasa bagi sebuah bangsa.

Baca Juga: Peluang Tipis, Masih Ada! Begini Cara Timnas Indonesia U-17 Bisa Tembus 32 Besar Piala Dunia

Sejarah yang Terukir

Kemenangan di Aspire Zone, Al Rayyan, ini memiliki makna yang dalam. Seperti dikutip dari laman resmi FIFA, ini adalah:

  1. Kemenangan pertama Indonesia sepanjang partisipasinya di Piala Dunia U-17.
  2. Kemenangan pertama Indonesia di semua level putaran final Piala Dunia FIFA, baik senior maupun kelompok umur.
  3. Pengukuhan status Indonesia sebagai satu-satunya negara ASEAN yang pernah memenangi pertandingan di Piala Dunia U-17. Rekor ini semakin berbobot mengingat peserta ASEAN sebelumnya, Thailand (edisi 1997 & 1999), bahkan tidak pernah meraih satu poin pun.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Apakah Lolos 32 Besar Piala Dunia? Ini Harapan Usai Tekuk Honduras 2-1

Jalannya Pertandingan: Drama Gol dan Mental Tangguh

Pertandingan berlangsung alot. Babak pertama ditandai dengan dominasi Indonesia yang kesulitan menembus ketangguhan kiper Honduras, Noel Valladares.

Dua peluang emas dari Evandra Florasta dan Fadly Alberto berhasil dimentahkannya, membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.

Babak kedua menyajikan drama yang berdetak cepat. Hanya berselang dua menit, wasit menganugerahi penalti bagi Indonesia setelah Mierza Firjatullah dijatuhkan di area terlarang.

Evandra Florasta, dengan nerves of steel, menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa Indonesia unggul 1-0 pada menit ke-52.

Namun, keunggulan itu sirna secepat datangnya. Honduras langsung membalas melalui titik penalti juga, yang dieksekusi oleh Luis Suazo (menit 54) setelah bola mengenai tangan Putu Panji. Skor menjadi 1-1.

Dihantam situasi yang bisa mematahkan semangat, Garuda Muda justru bangkit. Tekanan terus diberikan, dan kerja keras itu akhirnya terbayar.

Pada menit ke-72, Fadly Alberto menebus kegagalannya di babak pertama dengan melepaskan tembakan spektakuler dari luar kotak penalti yang tak lagi bisa dijamah kiper Valladares. Gol indah itu mengantarkan Indonesia unggul 2-1.

Sepuluh menit terakhir adalah ujian mental. Honduras menyerang habis-habisan, tetapi pertahanan Indonesia yang kini lebih solid berhasil menahan gempuran, memastikan kemenangan bersejarah itu tidak lepas.

Baca Juga: Klasemen Piala Dunia U-17 2025, Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos?

Catatan Akhir Perjalanan dan Para Pencetak Sejarah

Meski meraih kemenangan monumental, perjalanan Indonesia di Piala Dunia U-17 2025 harus terhenti. Tim yang diasuh Nova Arianto ini finis di peringkat ketiga Grup H dengan koleksi tiga poin, hasil dari satu kemenangan dan dua kekalahan (dari Zambia 1-3 dan Brasil 0-4).

Selisih gol -5 (-5) akhirnya tidak cukup untuk lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik yang melaju ke babak 16 besar.

Secara keseluruhan, sepanjang keikutsertaan Indonesia di Piala Dunia U-17 (2023 dan 2025), hanya lima pemain yang berhasil membobol gawang lawan dengan total enam gol.

Mereka adalah Arkhan Kaka (pencetak gol terbanyak dengan dua gol), Muhammad Nabil Asyura, Muhamad Zahaby Gholy, Evandra Florasta, dan Fadly Alberto.

Kemenangan atas Honduras mungkin tidak cukup untuk membawa Garuda Muda melangkah lebih jauh, tetapi ia telah sukses menanamkan tonggak sejarah baru.

Mereka telah membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing dan menang di panggung sepak bola dunia, memberikan secercah harapan dan kebanggaan yang akan dikenang untuk tahun-tahun mendatang.

Tags:
Nova AriantoPiala Dunia U-17Piala Dunia FIFA U-17Timnas Indonesia U-17Grup H Piala Dunia U-17 2025

Aldi Harlanda Irawan

Reporter

Aldi Harlanda Irawan

Editor