Ilustrasi - Akun WhatsApp disadap orang tak dikenal. (Sumber: Pexels/Anton)

TEKNO

Muncul Notifikasi Login di Perangkat Tak Dikenal? Waspada Tanda Akun WhatsApp Disadap

Rabu 15 Okt 2025, 14:03 WIB

POSKOTA.CO.ID - Dapat notifikasi login WhatsApp di perangkat baru yang tak dikenal? Waspada, bisa jadi itu salah satu tanda WhatsApp mu sedang disadap.

Penyadapan akun media sosial, termasuk WhatsApp masih mengintai masyarakat hingga saat ini. Sayangnya, masih banyak orang yang tidak menyadari jika akun WhatsApp nya mungkin sedang disadap.

Sejumlah orang belum mengetahui tanda-tanda penyadapan pada WhatsApp yang bisa berbahaya bagi keamanan data dan privasi nya.

Baca Juga: Ditenagai Chipset Dimensity 9500, Vivo X300 Pro Resmi Meluncur Mulai Rp12 Jutaan

Oleh karena itu, sangat penting bagi petiao pengguna WhatsApp mengetahui apa saja tanda akun disadap supaya bisa mencegah dan mengatasinya.

Lantas, apa saja tanda-tanda WhatsApp disadap oleh orang tak dikenal? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Ciri-ciri WhatsApp Disadap

Mengutip dari website resmi Telkomsel, berikut ini sejumlah hal yang menandakan jika akun WhatsApp mu sedang disadap.

Baca Juga: Kenali 8 Ciri WhatsApp Disadap dan Cara Mengamankannya

1. Login di Perangkat Tak Dikenal

Jika kamu mendapatkan notifikasi akun WhatsApp mu sedang login atau terhubung di perangkat lain yang tidak kamu kenali, maka kamu patut waspada.

Sebab, bisa saja itu merupakan pertanda jika WhatsApp mu telah disusupi atau disadap oleh orang lain tanpa sepengetahuan mu.

2. Ada OTP Masuk Tanpa Sebab

Apabila kamu mendapatkan pesan berisi kode OTP meskipun tidak sedang login atau install ulang WhatsApp, maka hal tersebut harus diwaspadai.

Pastikan jangan memberikan kode OTP kepada orang lain atau menyetujui permintaan untuk masuk ke akun mu sembarangan.

Baca Juga: Awas! Ini 5 Penyebab Akun WhatsApp Mudah Disadap

3. Akun WhatsApp Logout Sendiri

Hal lainnya yang juga bisa menjadi ciri jika WhatsApp mu disadap orang lain, yaitu akun mu tiba-tiba keluar atau logout dengan sendirinya. Jika hal tersebut terjadi, itu berarti ada yang sedang mencoba masuk ke akun mu secara ilegal.

Kamu bisa mengecek apakah ada perangkat Tertaut yang mencurigakan dengan klik ikon titik tiga di pojok kanan atas, lalu pilih "Perangkat Tertaut". Periksa apakah ada perangkat  mencurigakan yang tersambung dengan akun mu.

4. Pesan Sudah Terbaca Meskipun Belum Dibuka

Apabila kamu merasa belum membuka pesan masuk, namun pesan tersebut sudah terbaca, hal tersebut patut dicurigai.

Bisa jadi ada seseorang yang diam-diam mengakses akun mu tanpa seizin dari mu.

5. Ada Pesan dan Panggilan Mencurigakan

Kalusu kamu menemukan riwayat pesan atau panggilan mencurigakan daeikontak yang tidak kamu kenal, kamu harus berhati-hati. Itu bisa menjadi tanda seseorang mengakses akun mu diam-diam.

Cara Mengatasi WhatsApp Disadap

Apabila kamu merasa curiga akun WhatsApp mu disadap orang tak dikenal, maka kamu bisa menghentikannya dengan beberapa cara berikut ini.

1. Keluar dari WhatsApp Web

2. Aktifkan Verifikasi Dua Faktor

3. Aktifkan Pemindai Sidik Jari

4. Hapus dan Instal Ulang Aplikasi WhatsApp

Kalau kamu tanpa sengaja menyetujui permintaan pemindahan akun WhatsApp ke perangkat lain, maka kamu bisa mengatasi hal tersebut dengan menghapus aplikasi WhatsApp dan menginstal ulang dari Play Store atau App Store.

Setelah itu, kamu bisa login ke nomor WhatsApp yang sama dan memasukkan kode OTP yang dikirimkan.

5. Nonaktifkan Akun

Cara terakhir yang juga dapat dicoba untuk menghentikan WhatsApp yang disadap, yakni dengan menonaktifkan akun Anda.

Kirim email ke support@whatsapp.com, lalu kirim pesan dengan keyword "Lost/stolen: please deactivate my account pad bagian body text atau badan pesan.

Tunggu hingga mendapatkan konfirmasi dari WhatsApp dan akun mu berhasil dinonaktifkan. Kamu punya waktu 30 hari untuk mengaktifkan kembali akun mu.

Tags:
Cara Mengatasi WhatsApp DisadapWhatsApp disadapCiri-ciri WhatsApp Disadaptanda-tanda WhatsApp disadapakun WhatsApp disadapakun WhatsApp WhatsApp

Kamila Sayara Avicena

Reporter

Kamila Sayara Avicena

Editor