POSKOTA.CO.ID - Kini masih banyak orang yang memutuskan untuk membeli HP Samsung second atau bekas. Alasannya, karena harga lebih murah.
Membeli HP second memang tidak ada salahnya, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Pemakaian HP setiap orang tidaklah sama, sehingga perlu dipastikan kondisi HP bekas yang akan dibeli dalam kondisi baik dan aman.
Pasalnya, tidak sedikit kasus yang beredar terkait penjualan HP second black market yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, sehingga kondisi ini bisa menyebabkan masalah yang lebih rumit.
Baca Juga: Luncurkan Ponsel Tipis, Samsung Perkenalkan Galaxy S25 Edge
Dikutip dari YouTube Santertainment Indonesia, berikut ini adalah tips memerikasa kondisi HP Samsung yang dibeli dalam kondisi second.
Tips Beli HP Samsung Second
1. Memeriksa Nomor IMEI
Langkah pertama adalah memastikan nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity) pada handphone Samsung Anda sesuai dengan nomor yang tercantum pada kotak paket penjualan. Berikut cara memeriksa nomor IMEI:
- Di handphone: Tekan *#06# pada layar panggilan untuk menampilkan nomor IMEI, atau Anda dapat membuka menu Settings (Pengaturan), pilih About phone (Tentang ponsel), dan periksa nomor IMEI yang tertera.
Baca Juga: Samsung Galaxy S25 Ultra vs iPhone 16 Pro Max: Duel Kamera Flagship, Siapa Jawaranya?
- Pada kotak penjualan: Pastikan nomor IMEI yang ada pada kotak penjualan sama dengan yang ada di handphone.
Jika nomor IMEI sudah cocok, langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa IMEI tersebut terdaftar di situs Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk memastikan handphone Anda adalah produk resmi Indonesia, bukan produk impor.
Anda bisa memeriksa melalui website Kemenperin, atau jika servernya sedang perbaikan, Anda dapat menghubungi customer service Samsung Indonesia melalui WhatsApp yang bisa ditemukan di deskripsi video ini.
2. Memastikan Handphone Belum Di-Root
Jika Anda membeli handphone bekas, pastikan perangkat tersebut belum di-root, karena ada beberapa aplikasi yang tidak dapat digunakan jika handphone sudah di-root, seperti aplikasi perbankan atau aplikasi Samsung Galaxy Apps.
Untuk memastikan handphone Anda belum di-root, ikuti langkah-langkah berikut:
- Periksa aplikasi terinstal: Pastikan tidak ada aplikasi seperti SuperSU, KingUser, atau Magisk yang menunjukkan bahwa perangkat sudah di-root.
- Menggunakan aplikasi Root Checker: Unduh aplikasi ini dari Google Play Store dan ikuti instruksi untuk memeriksa apakah perangkat Anda sudah di-root. Jika statusnya merah, itu artinya perangkat Anda belum di-root.
- Menggunakan aplikasi Terminal: Aplikasi ini juga dapat membantu Anda memeriksa status root dengan melihat simbol yang muncul. Jika simbol yang muncul adalah tanda dolar ($), perangkat Anda aman. Namun, jika muncul simbol pagar (#), kemungkinan perangkat Anda sudah di-root.
3. Memeriksa Fungsi dan Kondisi Handphone Secara Keseluruhan
Untuk memastikan kondisi handphone Anda, lakukan pengecekan fungsi-fungsi berikut:
- Melalui kode Uji: Panggil #0# untuk mengakses menu yang memungkinkan Anda menguji berbagai fungsi handphone, seperti kamera, flashlight, speaker, dan S Pen (untuk seri yang dilengkapi dengan S Pen).
- Menggunakan aplikasi Samsung Members: Aplikasi ini lebih direkomendasikan karena tampilan dan fungsinya yang lebih lengkap.
Anda dapat mengunduh aplikasi ini dari Google Play Store atau Galaxy Store. Setelah aplikasi terpasang, buka aplikasi dan klik tombol Support, kemudian pilih Diagnostics untuk memulai pemeriksaan.
- Anda bisa menguji berbagai fungsi seperti NFC, software, kartu SIM, jaringan internet, sensor, tombol fisik, flashlight, GPS, Bluetooth, fingerprint, dan baterai.
Aplikasi ini juga memungkinkan Anda untuk memeriksa apakah S Pen (untuk model yang mendukung) berfungsi dengan baik.
4. Memastikan Kondisi Baterai
Terakhir, pastikan baterai handphone Anda masih dalam kondisi baik dan dapat bertahan dalam penggunaan jangka panjang.
Anda dapat memeriksanya melalui aplikasi Samsung Members atau menggunakan aplikasi pihak ketiga yang memantau kesehatan baterai.
Jika setelah memeriksa semua hal di atas, handphone yang Anda periksa berfungsi dengan baik, maka Anda bisa melanjutkan untuk membeli handphone bekas tersebut atau melanjutkan penggunaan handphone Anda dengan tenang.