POSKOTA.CO.ID – Saat buka puasa atau sahur, banyak yang menyajikan makanan terbaik untuk disantap bersama keluarga. Namun bagaimana jadinya jika ada makanan sisa?
Jika Anda merasa sayang untuk membuangnya, biasanya akan menyimpannya untuk dipanaskan kembali saat waktu makan berikutnya.
Namun ternyata, hal tersebut bukan langkah yang bijak. Sebab, memanaskan kembali beberapa jenis makanan ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Takjil Sehat untuk Buka Puasa Ramadhan, Cek Kandungan Nutrisinya
8 Makanan yang Baiknya Tidak Dipanaskan Kembali
Berikut ini adalah delapan makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan kembali saat sahur maupun waktu buka puasa:
1. Nasi
Makanan pertama yang sebaiknya tidak dipanaskan kembali adalah Nasi. Makanan ini mengandung bakteri Bacillus cereus yang dapat menghasilkan racun jika dibiarkan pada suhu ruang terlalu lama.
Memanaskan kembali nasi tidak akan membunuh racun ini, sehingga hal tersebut bisa menjadi penyebab keracunan makanan.
2. Ayam
Ayam diketahui mengandung protein yang tinggi, dan memanaskan kembali ayam bisa mengubah struktur proteinnya. Ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan, seperti perut kembung dan mual.
Baca Juga: Miliki Sejumlah Manfaat Kesehatan, Bolehkah Mengonsumsi Buah Saat Buka Puasa? Ini Penjelasannya
3. Telur
Telur, terutama telur rebus, juga mengandung protein yang bisa berubah struktur di dalamnya saat dipanaskan kembali.
Perubahan ini bisa membuat telur menjadi lebih keras dan sulit dicerna, sehingga jika dipanaskan bisa menyebabkan gangguan pencernaan.
4. Makanan Laut (Seafood)
Makanan lain yang sebaiknya tidak dipanaskan kembali saat sahur maupun berbuka puasa adalah makanan laut (seafood).
Makanan laut, seperti ikan dan udang, sangat rentan terhadap pertumbuhan bakteri. Sehingga, memanaskan kembali makanan laut ini bisa meningkatkan risiko keracunan.
Baca Juga: Takjil Sehat untuk Buka Puasa Selama Ramadhan Menurut Saran Dokter, Apa Saja? Inilah Kriterianya
5. Sayuran Hijau
Makanan selanjutnya yang sebaiknya tidak dipanaskan kembali saat sahur maupun berbuka puasa adalah sayuran hijau seperti bayam, kangkungm dan sebagainya.
Sebab, sayuran hijau mengandung nitrat yang bisa berubah menjadi nitrit saat dipanaskan kembali. Nitrit adalah senyawa yang berpotensi berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi.
6. Kentang
Ternyata, kentang termasuk makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan kembali saat sahur maupun berbuka. Kentang yang dipanaskan kembali bisa kehilangan nutrisinya dan menjadi lebih sulit dicerna.
Selain itu, kentang yang dibiarkan pada suhu ruang terlalu lama juga bisa mengandung bakteri Clostridium botulinum yang berbahaya.
Baca Juga: 10 Menu Takjil Lezat untuk Buka Puasa Pertama, Kombinasi Rasa Manis dan Segar!
7. Jamur
Makanan selanjutnya yang sebaiknya tidak dipanaskan kembali saat sahur maupun berbuka puasa adalah makanan olahan dari jamur.
Ini akan mengandung protein yang bisa rusak saat dipanaskan kembali. Kerusakan protein ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan.
8. Makanan yang Digoreng Tepung
Makanan yang digoreng tepung, seperti ayam goreng atau gorengan lainnya, akan kehilangan tekstur renyahnya saat dipanaskan kembali.
Selain itu, makanan ini juga bisa menjadi lebih berminyak dan tidak sehat jika dipanaskan dan dikonsumsi kembali sehingga lebih baik tidak dihangatkan.