POSKOTA.CO.ID – Academy Awards ke-97 yang digelar pada 2 Maret 2025 di Dolby Theatre, Los Angeles, menjadi malam penuh kejutan dan sejarah baru.
Dipandu oleh Conan O’Brien, ajang bergengsi ini menampilkan pemenang yang tak terduga, pidato emosional, serta momen-momen yang akan dikenang dalam sejarah perfilman.
Oleh karena itu, simak terus artikel ini sampai selesai untuk mengetahui update tentang Academy Awards ke-97.
"Anora" Sapu Bersih Penghargaan
Film independen "Anora" menjadi bintang utama malam itu dengan lima kemenangan besar, termasuk:
- Best Picture (Film Terbaik)
- Best Director (Sutradara Terbaik) – Sean Baker
- Best Original Screenplay (Skenario Asli Terbaik)
- Best Film Editing (Penyuntingan Film Terbaik)
- Best Actress (Aktris Terbaik) – Mikey Madison
Sutradara Sean Baker mencetak sejarah dengan menjadi individu pertama yang memenangkan empat Oscar dalam satu malam untuk satu film, menyamai rekor Walt Disney pada tahun 1954.
Mikey Madison juga mengejutkan banyak pihak dengan mengalahkan Demi Moore ("The Substance") dan Karla Sofía Gascón ("Emilia Pérez") dalam kategori Aktris Terbaik.
Baca Juga: Anora: Film Komedi Romantis yang Bersinar di Oscar 2025
Adrien Brody Kembali Cetak Sejarah
Aktor Adrien Brody membawa pulang Best Actor (Aktor Terbaik) berkat perannya dalam "The Brutalist", menandai kemenangan Oscar keduanya.
Kemenangan ini sekaligus menggagalkan Timothée Chalamet ("A Complete Unknown") yang berpeluang menjadi pemenang Aktor Terbaik termuda sepanjang sejarah.
Di kategori pemeran pendukung, Zoe Saldaña meraih Best Supporting Actress (Aktris Pendukung Terbaik) untuk perannya dalam "Emilia Pérez," menjadikannya wanita Amerika keturunan Dominika pertama yang memenangkan Oscar.
Sementara itu, Kieran Culkin meraih Best Supporting Actor (Aktor Pendukung Terbaik) untuk "A Real Pain," dengan pidato kemenangan yang penuh humor meski sempat disensor.
Baca Juga: Lisa BLACKPINK Jadi Artis K-Pop Pertama yang Tampil di Oscar 2025, Bakal Bawakan Lagu Born Again
Pemenang Lain yang Patut Disorot
- "Emilia Pérez", meskipun mendapat 13 nominasi, hanya memenangkan Best Supporting Actress dan Best Original Song (Lagu Orisinal Terbaik) untuk lagu "El Mal".
- "Wicked" meraih Best Costume Design (Desain Kostum Terbaik) dan Best Production Design (Desain Produksi Terbaik).
- "Dune: Part Two" menang di kategori Best Sound (Suara Terbaik) dan Best Visual Effects (Efek Visual Terbaik).
- "I’m Still Here" menjadi Best International Feature (Film Internasional Terbaik), mencetak sejarah sebagai film Brasil pertama yang memenangkan Oscar.
- "Flow" dari Latvia mengalahkan "Inside Out 2" untuk Best Animated Feature (Film Animasi Terbaik), menjadi kejutan besar.
- "No Other Land" yang mengangkat isu konflik Israel-Palestina memenangkan Best Documentary Feature (Film Dokumenter Terbaik).
Baca Juga: Angelina Jolie Gagal Raih Piala Oscar untuk Film Maria, Kaitkan dengan Bradd Pitt
Momen Berkesan di Panggung Oscar 2025
Conan O’Brien Sukses Menghibur
Sebagai pembawa acara, Conan O’Brien memberikan sentuhan komedi segar. Ia membuka acara dengan sketsa unik yang menampilkan dirinya berada di dalam tubuh Demi Moore, sebagai referensi film "The Substance."
Gaya humornya yang santai dan tidak terlalu politis mendapat banyak pujian dari kritikus.
Malam Oscar semakin meriah dengan penampilan para musisi ternama, di antaranya:
- Ariana Grande dan Cynthia Erivo membawakan medley "Wicked," termasuk lagu ikonik "Defying Gravity."
- Doja Cat, Lisa (Blackpink), dan Raye membawakan lagu-lagu tema James Bond dalam sebuah tribut spesial.
- Queen Latifah mempersembahkan lagu "Ease on Down the Road" dari "The Wiz" sebagai penghormatan kepada Quincy Jones.
Baca Juga: No Other Land Masuk Nominasi Oscar, Film Dokumenter Sineas Palestina-Israel yang Curi Perhatian
Perubahan Tren: Dominasi Film Independen
Oscar tahun ini menandai kebangkitan film independen, dengan "Anora" sebagai bukti bahwa film dengan anggaran lebih kecil namun berkualitas tinggi bisa menang atas film-film studio besar.
Dengan pendapatan kotor hanya $40 juta, "Anora" menjadi salah satu pemenang Best Picture dengan pendapatan terendah dalam sejarah.
Selain itu, kemenangan Zoe Saldaña juga menjadi simbol penting tentang keberagaman di Hollywood, sementara dominasi Sean Baker menunjukkan bahwa sutradara independen semakin diperhitungkan dalam industri film.