POSKOTA.CO.ID – Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI menjadi salah satu solusi terbaik bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha.
Namun, sebelum pinjaman disetujui, ada tahap penting yang harus dilalui, yaitu proses survei.
Proses ini bertujuan untuk menilai kelayakan calon debitur dalam mendapatkan pinjaman.
Berikut panduan lengkap mengenai tahapan survei KUR BRI 2025, mulai dari pengajuan hingga pencairan dana.
Pengajuan Awal dan Kelengkapan Dokumen
Sebelum survei dilakukan, calon debitur harus mengajukan permohonan KUR di kantor cabang BRI terdekat atau melalui kanal online. Berikut adalah dokumen yang biasanya diminta:
- KTP (suami/istri jika sudah menikah)
- Kartu Keluarga (KK)
- Buku Nikah (jika ada)
- Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan/desa atau bukti usaha lainnya
- NPWP (untuk pinjaman di atas Rp50 juta)
- Rekening tabungan BRI (jika ada)
Setelah semua dokumen diverifikasi, pihak BRI akan menjadwalkan survei dengan menghubungi calon debitur.
Penjadwalan Survei
Setelah dokumen lengkap, petugas survei dari BRI, yang biasa disebut mantri, akan menghubungi calon debitur untuk menentukan jadwal kunjungan. Survei biasanya dilakukan di dua lokasi:
- Tempat Tinggal: Untuk memverifikasi alamat dan kondisi rumah calon debitur.
- Tempat Usaha: Untuk memastikan usaha benar-benar ada dan berjalan.
Baca Juga: 12 Pertanyaan Penting Saat Survey KUR BRI 2025, Dijamin Acc
Kunjungan Survei oleh Petugas
Pada saat survei, mantri akan melakukan beberapa langkah penting untuk memastikan kelayakan pemohon:
- Verifikasi Identitas dan Data Pribadi: Memastikan data seperti nama, alamat, dan status tempat tinggal (milik sendiri atau sewa). Menanyakan jumlah tanggungan dalam keluarga.
- Penilaian Usaha: Mantri akan menilai kelayakan usaha dengan mengecek apakah usaha aktif dan memiliki stok barang/jasa? Sudah berapa lama usaha berjalan? (Minimal 6 bulan biasanya menjadi syarat utama) Berapa omzet dan keuntungan harian atau bulanan?
- Wawancara dengan Calon Debitur: Tujuan wawancara adalah untuk memastikan bahwa pinjaman digunakan untuk usaha (bukan keperluan konsumtif) serta menilai kemampuan bayar calon debitur.
- Verifikasi Lingkungan: Mantri mungkin akan bertanya kepada tetangga atau warga sekitar untuk memastikan informasi seperti lama tinggal atau reputasi pemohon.
Baca Juga: Modal Usaha Rp50 Juta dari KUR BRI 2025 dengan Cicilan Ringan, Cek Tabelnya di Sini
Pengambilan Foto sebagai Dokumentasi
Mantri akan mengambil foto sebagai bukti dokumentasi, termasuk:
- Foto tempat usaha
- Foto rumah tinggal
- Foto calon debitur
Dokumentasi ini nantinya digunakan dalam analisis kelayakan kredit.
Analisis Kelayakan oleh Mantri
Hasil survei akan dianalisis berdasarkan prinsip 5C, yaitu:
- Character: Karakter calon debitur berdasarkan wawancara dan informasi dari lingkungan sekitar.
- Capacity: Kemampuan membayar cicilan berdasarkan keuntungan usaha.
- Capital: Modal usaha yang sudah dimiliki.
- Condition: Kondisi ekonomi usaha dan prospeknya ke depan.
- Collateral: Jaminan (hanya berlaku untuk jenis KUR tertentu, sedangkan KUR Mikro biasanya tanpa agunan).
Hasil analisis ini akan dilaporkan ke sistem internal BRI untuk diproses lebih lanjut.
Baca Juga: Cara Menjawab Pertanyaan yang Pasti Muncul dalam Survei KUR BRI 2025, Simak Tipsnya
Keputusan dan Pemberitahuan Hasil
Setelah survei selesai, hasilnya akan dikirimkan ke pihak yang berwenang di BRI, seperti kepala unit atau analis kredit. Keputusan biasanya akan diberitahukan dalam beberapa hari kerja:
- Jika disetujui: Calon debitur akan dihubungi untuk proses pencairan dana, yang biasanya memakan waktu 1-7 hari kerja.
- Jika ditolak: Pemohon akan diberi tahu alasan penolakan, seperti usaha dianggap kurang layak, ada tunggakan kredit lain, atau data tidak sesuai.
Kunjungan survei biasanya berlangsung 30 menit hingga 1 jam per lokasi.
Keseluruhan proses dari pengajuan hingga pencairan bisa memakan waktu 3-14 hari kerja, tergantung antrean dan hasil BI Checking.
Baca Juga: Ikuti Tips Berikut ini agar Pengajuan Pinjaman KUR Anda Disetujui, Cek Informasi Lengkapnya di Sini
Tips Sukses Saat Survei KUR BRI
Agar proses survei berjalan lancar dan pinjaman cepat disetujui, perhatikan beberapa tips berikut:
- Siapkan data keuangan usaha dengan jelas: Catat omzet, pengeluaran, dan rencana penggunaan dana agar jawaban konsisten.
- Tunjukkan aktivitas usaha yang nyata: Pastikan usaha aktif saat survei, misalnya dengan stok barang tersedia dan ada pelanggan.
- Jujur dalam memberikan informasi: Jika memiliki utang lain, sebaiknya akui dan jelaskan statusnya agar tidak terdeteksi negatif saat BI Checking.
- Jangan mencoba menyuap atau menawarkan imbalan kepada mantri: Hal ini bisa berdampak buruk pada pengajuan pinjaman Anda.