POSKOTA.CO.ID - Pinjaman dengan jaminan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) motor atau mobil adalah salah satu cara yang bisa Anda pertimbangkan ketika membutuhkan dana cepat.
Di tahun 2025, bank BRI menawarkan beberapa jenis pinjaman dengan berbagai nominal bunga yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Anda.
Namun, sebelum mengajukan pinjaman, ada beberapa hal yang perlu Anda pahami mengenai perhitungan pinjaman dan persyaratannya.
Baca Juga: Cek Angsuran KUR Mikro BRI Rp90 Juta, Cicilan Mulai Rp2,7 Juta Per Bulan, Ini Syarat Pengajuannya
Berikut, pembahasan lebih dalam mengenai pinjaman BRI dengan menggunakan jaminan BPKB motor atau mobil.
Jenis Pinjaman BRI
Bank BRI menawarkan beberapa jenis pinjaman, diantaranya:
1. KUR
Pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) memiliki bunga yang relatif rendah karena disubsidi oleh pemerintah.
Program ini ditujukan untuk membantu pengusaha kecil dan menengah agar dapat mengakses pembiayaan dengan bunga yang lebih ringan.
2. KUPRA
Jika KUR lebih fokus pada usaha mikro, Kredit Pengusaha Rakyat (KUPRA) lebih diperuntukkan bagi pengusaha kecil.
Meskipun bunga KUPRA sedikit lebih tinggi daripada KUR, namun tetap lebih terjangkau dibandingkan dengan jenis pinjaman lainnya.
3. KUPEDES
Jenis pinjaman Kredit Usaha Pedesaan (KUPEDES) ini memiliki bunga yang lebih tinggi, namun dapat digunakan untuk kebutuhan yang lebih beragam, termasuk untuk usaha dan kebutuhan pribadi.
Pinjaman dengan Jaminan BPKB Motor dan Mobil
Untuk pengajuan pinjaman BRI dengan menggunakan jaminan BPKB motor atau mobil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
Baca Juga: Ketahui Syarat dan Dokumen Wajib untuk Kredit KUR Mandiri 2025, Cek di Sini!
1. Syarat Utama
BPKB motor atau mobil yang digunakan sebagai jaminan harus dalam kondisi belum pernah dijaminkan pada pihak lain.
Jika sudah pernah dijaminkan, pinjaman tidak dapat diajukan.
2. Penilaian Nilai Kendaraan
Bank BRI akan menilai nilai jual kendaraan yang akan dijaminkan.
Pinjaman yang diajukan biasanya akan disesuaikan dengan harga jual kendaraan tersebut.
Misalnya, jika Anda mengajukan pinjaman dengan jaminan motor Honda Beat 2019 yang memiliki harga jual sekitar Rp11 juta, Anda dapat mengajukan pinjaman dengan plafon yang lebih rendah dari harga tersebut.
Proses Pengajuan Pinjaman
Untuk pengajuan pinjaman menggunakan BPKB motor atau mobil, berikut langkah-langkah yang perlu Anda lakukan:
1. Cek Kelayakan BPKB
Pastikan BPKB yang digunakan belum pernah dijaminkan pada pihak lain.
Bank BRI akan melakukan verifikasi apakah BPKB tersebut memenuhi syarat untuk dijadikan jaminan.
Baca Juga: Dapatkan Pinjaman hingga Rp100 Juta dari KUR BRI 2025, Cek Caranya di Sini
2. Proyeksi Nilai Kendaraan
Bank akan menilai harga jual kendaraan Anda di pasar bekas.
Biasanya, pinjaman akan disetujui jika plafon yang diajukan sesuai dengan harga jual kendaraan yang dijaminkan.
3. Kondisi Pinjaman
Jika Anda mengajukan pinjaman dengan plafon di atas nilai jual kendaraan, ada dua kemungkinan.
Jika Anda memiliki rekam jejak yang baik, seperti selalu membayar cicilan tepat waktu, maka pengajuan pinjaman Anda akan lebih mudah disetujui.
Namun, jika Anda baru pertama kali mengajukan pinjaman atau memiliki riwayat pinjaman buruk, kemungkinan pinjaman Anda akan sulit disetujui.
4. Kemampuan Pembayaran
Pinjaman yang diajukan harus disesuaikan dengan kemampuan Anda untuk membayar cicilan.
Pastikan pengajuan pinjaman tidak melebihi kemampuan Anda agar tidak berisiko kehilangan kendaraan yang dijaminkan.
Pinjaman BRI vs Leasing
Jika dibandingkan dengan leasing, pinjaman menggunakan BPKB motor atau mobil di bank BRI memiliki beberapa keuntungan.
Salah satunya adalah bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan pinjaman leasing, yang biasanya memiliki bunga di atas 1 persen.
Selain itu, jika terjadi keterlambatan pembayaran, pihak leasing lebih tegas dalam penagihan dibandingkan dengan pihak bank.
Saran Penting Sebelum Mengajukan Pinjaman
Sebelum Anda mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB motor atau mobil di Bank BRI, pastikan Anda mempertimbangkan beberapa hal berikut:
1. Cek Track Record Anda
Jika Anda sudah pernah meminjam di BRI sebelumnya dan memiliki track record yang baik, pengajuan pinjaman akan lebih mudah disetujui, bahkan jika plafon pinjaman lebih tinggi dari nilai kendaraan yang dijaminkan.
2. Pastikan Kemampuan Membayar
Jangan sampai pengajuan pinjaman melebihi kemampuan bayar Anda. Hal ini untuk menghindari risiko kendaraan Anda menjadi “bodong” jika Anda tidak mampu membayar angsuran.
3. Konsultasi dengan Pihak Bank
Jika Anda ragu, sebaiknya berkonsultasi dengan pihak bank BRI untuk memahami lebih lanjut mengenai syarat dan ketentuan pinjaman dengan jaminan BPKB motor atau mobil.
Pinjaman BRI dengan jaminan BPKB motor atau mobil bisa menjadi pilihan yang tepat jika Anda membutuhkan dana cepat.
Baca Juga: Mau Pinjaman KUR BSI 2025 Disetujui dan Cepat Cair? Hindari 6 Kesalahan Ini!
Namun, pastikan Anda memahami seluruh syarat dan perhitungan pinjaman agar pengajuan Anda dapat disetujui tanpa masalah.
Jangan lupa untuk menyesuaikan jumlah pinjaman dengan kemampuan pembayaran Anda agar tidak menimbulkan masalah di masa depan.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sedang mempertimbangkan untuk mengajukan pinjaman BRI.