POSKOTA.CO.ID - Bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pemilik Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP terdaftar yang telah menerima pencairan dana bantuan sosial (bansos) tahap 1 tahun 2025, kami ucapkan selamat!
Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Namun, bagi Anda yang menantikan pencairan dana bansos tahap 2, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), ada informasi penting yang perlu diketahui.
Pelaksanaan pencairan bansos triwulan kedua 2025 diperkirakan akan mengalami beberapa perubahan, termasuk dalam basis data penerima yang digunakan.
Baca Juga: Info Penting bagi Penerima Bansos PKH-BPNT Agar Bantuan Sosial Tetap Cair di Tahap 2
Jadwal Pencairan PKH-BPNT Tahap 2 2025
Saat ini, data penerima bansos masih mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Namun mulai April hingga Juni 2025, pencairan Bansos PKH atau Bansos BPNT akan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pergantian basis data ini bertujuan agar bantuan lebih tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak.
Untuk menjamin keakuratan DTSEN, Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan pendamping sosial PKH untuk melakukan verifikasi ulang.
Proses ini dilakukan melalui metode ground check yang diperkirakan membutuhkan waktu satu bulan sejak Maret 2025.
Baca Juga: 5 Bansos Masih Cair Selama Ramadhan, 1 Bantuan Resmi Dihentikan
Proses Pencairan dan Perubahan Basis Data DTSEN
Pencairan bansos tahap 2 diperkirakan baru akan berlangsung pada bulan Mei 2025 setelah seluruh proses verifikasi DTSEN selesai.
Hal ini berarti, selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri, kemungkinan besar tidak ada pencairan bansos PKH maupun BPNT.
Berdasarkan pola pencairan sebelumnya, kemungkinan besar pencairan bansos triwulan kedua akan berlangsung mulai Mei 2025.
Namun, kepastian jadwal tetap menunggu pengumuman resmi dari Kemensos.
Dengan demikian, KPM perlu mengelola keuangan secara bijak agar bantuan yang sudah diterima pada tahap 1 cukup hingga pencairan berikutnya.
Bagi KPM yang masih dalam proses pencairan tahap 1, terutama yang menerima melalui PT Pos Indonesia, harap bersabar karena beberapa daerah masih dalam tahap distribusi.
Pencairan ini dilakukan secara bertahap dan diperkirakan akan selesai dalam beberapa hari ke depan.
Cara Cek Status Pencairan Bansos PKH-BPNT 2025
Agar tetap mendapatkan bantuan, pastikan data Anda dalam sistem DTSEN tetap valid. Berikut cara mengecek status pencairan bansos:
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Periksa status kepesertaan dan jadwal pencairan.
Melalui Situs Resmi Kemensos
- Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa.
- Isi nama sesuai KTP dan klik "Cari Data".
Baca Juga: Cara Mudah Cek PIP 2025 Menggunakan NISN dan NIK Online
Bertanya ke Pendamping Sosial
Jika mengalami kendala, laporkan ke pendamping sosial setempat agar data Anda diverifikasi.
Verifikasi DTSEN
Pencairan bansos PKH-BPNT tahap 2 diprediksi akan dilakukan mulai Mei 2025 setelah proses verifikasi DTSEN selesai.
Oleh karena itu, KPM perlu memastikan data tetap valid dan mengelola keuangan dengan baik hingga pencairan berikutnya.
Jika Anda masih menunggu pencairan tahap 1, terutama melalui PT Pos Indonesia, pantau informasi resmi dari Kemensos atau tanyakan langsung ke pendamping sosial.
Dengan sistem baru ini, diharapkan bansos lebih tepat sasaran dan benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan.
DISCLAIMER: Artikel ini ditujukan untuk penerima bansos dari Kemensos, bukan seluruh pembaca Poskota.co.id. Adapun jadwal penyaluran bansos hanya diketahui pemerintah dan tidak disebarluaskan.