POSKOTA.CO.ID - Durasi puasa Ramadhan setiap negara biasanya akan berbeda-beda.
Hal ini disebabkan letak geografis dan beberapa faktor lainnya.
Salah satu durasi puasa Ramadhan terpanjang di dunia yakni mencapai 21 jam.
Beberapa penelitian ilmiah juga sudah mengkaji dampaknya terhadap kehidupan manusia.
Mungkin bagi mereka warga asli setempat yang sudah tinggal lama di wilayah tersebut akan terbiasa.
Baca Juga: 3 Hal Penting Ini Perlu Diperhatikan saat Puasa Ramadhan Menurut dr Zaidul Akbar, Salah Satunya Niat
Akan tetapi jika seorang yang baru beradaptasi dengan durasi puasa tersebut tentu akan mengalami kendala.
Berikut ini adalah beberapa negara dengan durasi puasa Ramadhan terpanjang di dunia.
7 Negara dengan Durasi Puasa Ramadhan Terpanjang di Dunia
1. Islandia
Durasi Puasa: 21 jam
Islandia, yang terletak di bagian utara Eropa, memiliki waktu puasa yang sangat panjang karena kedekatannya dengan lingkar kutub.
Pada saat bulan Ramadhan, di musim panas, Islandia mengalami fenomena matahari tengah malam, yang berarti matahari tidak benar-benar tenggelam, terutama di bulan Juni dan Juli.
Fenomena matahari tengah malam ini terjadi di daerah-daerah yang berada di utara lingkaran arktik, seperti Islandia.
Baca Juga: Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan 2025 Lengkap dengan Tata Caranya
Durasi puasa yang panjang ini dapat menantang umat Muslim, karena mereka harus berpuasa selama hampir 21 jam.
Beberapa ilmuwan mengkaji dampaknya terhadap kesehatan, dengan penelitian yang menunjukkan bahwa pola tidur dan kesehatan fisik bisa terganggu karena durasi puasa yang sangat panjang.
2. Norwegia
Durasi Puasa: 20-21 jam
Norwegia, khususnya daerah utara seperti Tromsø, juga menghadapi waktu puasa yang sangat panjang di bulan Ramadhan.
Tromsø, yang terletak di atas lingkaran Arktik, mengalami matahari tengah malam, dan dalam bulan Ramadhan, waktu puasa bisa berlangsung sekitar 20 hingga 21 jam.
Penelitian ilmiah di Norwegia menunjukkan bahwa masyarakat yang tinggal di daerah dengan fenomena matahari tengah malam ini cenderung memiliki jadwal tidur yang lebih terganggu selama bulan Ramadhan.
Hal ini mempengaruhi kualitas tidur dan kebugaran fisik mereka.
Beberapa studi juga mengindikasikan bahwa meskipun tantangan waktu puasa panjang, umat Muslim di Norwegia menunjukkan penyesuaian yang cukup baik terhadap rutinitas harian mereka.
3. Swedia
Durasi Puasa: 19-20 jam
Swedia juga memiliki waktu puasa yang panjang di daerah-daerah utara, seperti di kota Kiruna, yang bisa mencapai waktu puasa sekitar 19 hingga 20 jam.
Seperti Norwegia, Swedia memiliki fenomena matahari tengah malam, yang membuat puasa menjadi tantangan tersendiri.
Penelitian ilmiah di Swedia menunjukkan bahwa durasi puasa yang panjang dapat menyebabkan stres pada tubuh manusia.
Baca Juga: Do'a Penting yang Kamu Butuhkan Saat Menjalani Puasa di Bulan Ramadhan, Catat!
Hal ini terutama berkaitan dengan gangguan dalam pola makan, serta masalah tidur.
Beberapa studi juga menunjukkan adanya adaptasi fisik yang menarik pada tubuh, seperti penurunan suhu tubuh yang lebih lama, dan peningkatan produksi hormon yang berhubungan dengan kelaparan dan energi.
4. Finlandia
Durasi Puasa: 19-20 jam
Finlandia, terutama di bagian utara negara ini, mengalami waktu puasa yang sangat panjang, serupa dengan negara-negara Skandinavia lainnya.
Di kota Rovaniemi, waktu puasa bisa berlangsung antara 19 hingga 20 jam di bulan Ramadhan.
Dalam penelitian ilmiah terkait puasa panjang, para ahli di Finlandia meneliti efek kesehatan dari waktu puasa yang panjang.
Salah satu temuan utama adalah pentingnya hidrasi yang cukup saat sahur dan berbuka.
Beberapa penelitian juga menunjukkan adanya dampak terhadap metabolisme tubuh, serta tekanan psikologis karena pola makan yang sangat terbatas.
5. Alaska, Amerika Serikat
Durasi Puasa: 19 jam
Alaska, yang terletak di bagian utara Amerika, juga menghadapi waktu puasa yang sangat panjang selama Ramadhan.
Di kota-kota seperti Barrow (sekarang dikenal sebagai Utqiaġvik), yang terletak di atas lingkaran Arktik, waktu puasa bisa mencapai 19 jam.
Penelitian ilmiah di Alaska menunjukkan bahwa fenomena matahari tengah malam di daerah ini mempengaruhi pola tidur dan pola makan umat Muslim.
Penelitian kesehatan juga menunjukkan bahwa durasi puasa yang panjang dapat menyebabkan perubahan hormon dan penurunan daya tahan tubuh, serta meningkatnya resiko dehidrasi.
6. Kanada
Durasi Puasa: 18-19 jam
Di bagian utara Kanada, seperti di kota Iqaluit, waktu puasa bisa mencapai 18 hingga 19 jam.
Meskipun tidak sepanjang di negara-negara Arktik lainnya, durasi puasa di daerah ini tetap cukup panjang dan menantang.
Penelitian ilmiah di Kanada mengungkapkan bahwa umat Muslim yang tinggal di daerah dengan waktu puasa panjang sering kali lebih memilih untuk mengikuti waktu puasa berdasarkan negara-negara dengan durasi lebih pendek, seperti Arab Saudi atau Mesir, dengan alasan kesehatan dan kenyamanan.
7. Mongolia
Durasi Puasa: 18 jam
Di Mongolia, waktu puasa dapat mencapai hingga 18 jam pada saat musim panas.
Meskipun tidak sepanjang negara-negara di lingkar kutub, durasi puasa yang panjang ini cukup menantang bagi umat Muslim di negara ini.
Penelitian ilmiah tentang puasa di Mongolia menunjukkan bahwa meskipun durasi puasa panjang, umat Muslim di sana dapat beradaptasi dengan baik.
Namun, ada penelitian yang menunjukkan bahwa keseimbangan gizi dan hidrasi tetap menjadi isu utama, terutama di musim panas yang panas.
Itulah 7 negara dengan durasi puasa Ramadhan terpanjang di dunia.