POSKOTA.CO.ID - Masyarakat Jakarta menyambut tahun baru 2025 dengan penuh suka cita.
Ada yang merayakannya dengan berkumpul bareng keluara, ada juga yang merayakan dengan melihat pesta kembang api.
Disamping merayakan pergantian tahun, masyarakat Jakarta juga menaruhkan harapan dan asa di tahun 2025 lewat doa.
Dony Ridwan (33) karyawan swasta ini menaruh harapan besar agar pemerintah jakarta bisa menyelesaikan masalah gangguan kamtibmas yaitu tawuran antar kelompok.
Baca Juga: Sambut 500 Tahun Jakarta, Anies hingga Ahok Berikan Harapannya
Ayah dua anak ini mengaku resah dengan keberadaan anak-anak mudah yang malah menghabiskan waktu mereka untuk hal-hal negatif.
"Pemprov Jakarta perlu menekankan dalam peran aktif untuk mitigasi tindakan gangster yang sangat meresahkan," kata Dony dihubungi Rabu 1 Januari 2024.
Selain itu, pria yang sudah hampir 10 tahun sebagai karyawan swasta di salah satu perusahaan ternama ini berujar, pemerintah juga perlu mengawasi juru parkir liar yang disebut semakin marak.
Kemudian Dony juga berharap layanan transportasi publik terintegrasi bisa lebih maksimal untuk melayani penumpang. Hal ini disebut sebagai langkah Jakarta menuju Kota global.
"Lebih berharap pada penambahan rute angkutan umum yang saat ini belum merata di area-area commersial dimana jika rute nya di tambah kemungkinan penggunaan transportasi pribadi akan berkurang dan mengurangi kemacetan di jam-jam aktif," terangnya.
"Dan juga perlunya perpustakaan di area-area umum untuk nambah kegiatan dikala keluar rumah," tambah Dony.
Terpisah, buruh pabrik sarang walet di Jakarta Barat, Fikri (32), mengaku tak muluk-muluk berharap.
Ia hanya meminta agar segala aturan dan kebijakan yang dibuat pemerintah tidak membebani masyarakat.
"Apalagi mau beli barang-barang ap saja sekarang sudah mahal," katanya.
Selain itu, Fikri sangat berharap kepada Presiden agar memperhatikan nasib pekerja seperti dirinya. Diantaranya yaitu soal kesejahteraan yang dijanjikan.
"Saya cuma minta pak Presiden perhatiin lagi buruh. Kalau UMR cuma naik dikit doang, masih tetap sulit," tuturnya.