Setiap tahunnya bangsa Indonesia merayakan Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November. Tahun 2024 ini mengusung tema ‘’Teladani Pahlawan, Cintai Negeri’’.
Pertanyaannya apakah kamu sudah meneladani dan mencintai negerimu sendiri?
Meneladani para pahlawan bukan hanya sekedar menyuguhkan acara seremonial belaka, seperti mengadakan upacara untuk menghormati pahlawan, berziarah ke makam pahlawan sebagai bentuk penghormatan, mengibarkan bendera setengah tiang untuk memperingati jasa pahlawan,
Lalu, membaca atau mendalami sejarah perjuangan para pahlawan, dan melakukan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat. Apakah cukup hanya di situ saja? Tentu saja tidak.
Rakyat Indonesia harus meneladani atau mencontoh sikap-sikap yang ditunjukkan oleh para pahlawan. Mereka mengajarkan nilai-nilai kejujuran, keberanian, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Lantas bagaimana kita akan meneladani jasa para pahlawan, jika kita tidak mengenal mereka.
Di antaranya pahlawan nasional bangsa, yakni Ir. Soekarno, yang dikenal sebagai ‘’Bapak Proklamator Kemerdekaan Indonesia.
Ir. Soekarno merupakan presiden pertama Indonesia. Ia adalah sosok visioner yang memiliki peran besar dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan.
Kemudian, Mohammad Hatta atau Bung Hatta, sebagai tokoh kemerdekaan dan wakil presiden pertama. Bung Hatta dikenal sebagai pribadi yang sederhana, jujur, dan berprinsip kuat dalam membela kepentingan rakyat.
Pemikirannya menjadi inspirasi bagi sistem ekonomi nasional yang berkeadilan.
Selanjutnya, Jenderal Soedirman merupakan panglima besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang memimpin perlawanan militer melawan Belanda pasca kemerdekaan.
Keteguhan dan strateginya dalam mempertahankan kemerdekaan membuatnya menjadi pahlawan militer yang dihormati.
Dan, Raden Ajeng Kartini dikenal sebagai pahlawan emansipasi wanita Indonesia. Kartini dikenal memperjuangkan hak-hak pendidikan dan kebebasan untuk perempuan.
RA Kartini juga dikenal dengan julukan “Habis Gelap Terbitlah Terang,” yakni yang menginspirasi generasi perempuan untuk mendapatkan hak dan akses pendidikan yang setara.
Ya, tanpa perjuangan mereka, Indonesia mungkin tidak akan meraih kemerdekaan. Mereka telah berkorban dengan gagah berani untuk melawan penjajahan dan menuntut hak-hak bangsa Indonesia.
Pahlawan-pahlawan ini memberikan teladan semangat juang, persatuan, dan cinta Tanah Air, yang menjadi fondasi berdirinya Indonesia sebagai negara merdeka.
Wahai para para pejabat tinggi, politisi, dan pengusaha, teladani, dan tirulah para pahlawan kita.
Amalkan sikap kejujuran, keberanian, dan tanggung jawab yang mereka berikan untuk negara tercinta Indonesia ini. Jangan justru sebaliknya, ‘main gede-gedean korupsi’.
Pada pemerintahan yang baru, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, marilah kita semua meneladani para pahlawan kita.
Jangan kita buat ‘menangis mereka’ di alam kuburnya. Terutama para pejabat tinggi negara, mari pasang niat untuk tidak korupsi.
Korupsi tidak ada, rakyat senang, dan rakyat sejahtera.
Ada sejumlah faktor kesejahteraan rakyat Indonesia dapat terwujud, yaitu pertumbuhan ekonomi yang stabil, akses pendidikan berkualitas, perbaikan kesehatan, pemerintahan bersih, dan pemerataan pembangunan. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat maka kesejahteraan dapat diwujudkan. (*)
Dapatkan berita serta informasi menarik lainnya hanya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.