Ilustrasi. Waspada panggilan telepon spam karena disebut-sebut bisa memunculkan virus HP. (Freepik/rawpixel.com)

TEKNO

Benarkah Panggilan Telepon Spam Bisa Munculkan Virus di HP? Simak Penjelasannya

Senin 11 Nov 2024, 20:15 WIB

POSKOTA.CO.ID - Kini teknologi semakin canggih, namun menjadi boomerang juga bagi sebagian orang, salah satunya yakni munculny ancaman panggilan telepon spam hingga virus HP.

Hal tersebut mungkin terjadi karean kebocoran data atau peretasan yang tidak disadari oleh para pemilik HP.

Tak sedikit orang yang bertanya-tanya, apakah panggilan telepon spam bisa memunculkan virus di HP?

Karena mungkin bisa saja panggilan telepon spam terebut bisa mengakses data pribadi lainnya.

Bagaimana Panggilan Telepon Spam Bekerja?

Panggilan telepon spam biasanya berasal dari nomor yang tidak dikenal atau nomor dengan kode wilayah yang tampak familiar. 

Para pelaku penipuan ini akan mencoba membujuk pengguna untuk mengunduh aplikasi atau mengklik tautan tertentu, yang bisa mengarah pada ancaman siber seperti malware atau phishing. 

Namun, meskipun panggilan telepon spam bisa mengarahkan Anda pada tautan berbahaya, panggilan itu sendiri tidak langsung dapat memunculkan virus di ponsel.

Penting untuk dipahami bahwa virus atau malware pada ponsel umumnya tidak bisa masuk hanya karena Anda menerima panggilan telepon. 

Virus atau malware pada perangkat mobile biasanya masuk melalui aplikasi yang diunduh, tautan berbahaya, atau file yang dibuka melalui pesan teks atau email. 

Namun, panggilan telepon spam bisa menjadi pintu gerbang bagi potensi ancaman ini.

Cara Panggilan Telepon Spam Memungkinkan Virus Masuk

Meskipun panggilan telepon sendiri tidak menularkan virus, ada beberapa cara panggilan telepon spam bisa menyebabkan masalah pada ponsel Anda:

- Pemberian Informasi Pribadi: Salah satu modus penipuan paling umum adalah phishing. 

Penipu dapat mencoba meyakinkan Anda untuk memberikan informasi pribadi seperti nomor kartu kredit, PIN, atau informasi akun bank. 

Dengan informasi ini, mereka bisa mencuri data Anda atau bahkan mengakses akun pribadi Anda.

- Mengklik Tautan Berbahaya: Penipu juga sering mengirim pesan teks atau bahkan suara setelah panggilan untuk mendorong Anda mengklik tautan. 

Tautan ini bisa mengarahkan Anda ke situs web berbahaya atau mengunduh aplikasi yang mengandung malware. 

Malware ini bisa berupa spyware, ransomware, atau jenis virus lainnya yang dapat merusak perangkat atau mencuri data.

- Mendorong Pengunduhan Aplikasi Palsu: Dalam beberapa kasus, panggilan spam dapat mengarahkan Anda untuk mengunduh aplikasi palsu yang disamarkan sebagai aplikasi berguna. 

Aplikasi ini mungkin tampak sah, tetapi pada kenyataannya, aplikasi tersebut bisa mencuri data pribadi Anda atau merusak sistem ponsel Anda.

Mengidentifikasi Panggilan Spam dan Penipuan

Mengetahui cara mengidentifikasi panggilan spam adalah langkah pertama dalam mencegah serangan. 

Berikut adalah beberapa tanda yang bisa menunjukkan bahwa panggilan tersebut adalah spam atau penipuan:

- Nomor Tidak Dikenal atau Menggunakan Kode Negara Lain: Banyak panggilan spam berasal dari nomor yang tidak dikenal atau menggunakan kode negara yang tidak biasa. 

Jika Anda menerima panggilan dari negara yang tidak Anda kenal, berhati-hatilah.

Tanya Jawab yang Mencurigakan: Jika penelepon meminta informasi pribadi Anda seperti nomor KTP, PIN bank, atau password akun media sosial, kemungkinan besar itu adalah upaya phishing.

- Pesan atau Tautan Setelah Panggilan: Jika setelah panggilan Anda menerima pesan dengan tautan atau instruksi untuk mengunduh aplikasi, itu bisa jadi tanda penipuan.

- Tekanan untuk Bertindak Cepat: Penipu sering menciptakan rasa urgensi, seperti mengklaim bahwa Anda harus segera melakukan sesuatu untuk menghindari kerugian atau masalah besar, seperti kehilangan hadiah atau ancaman hukum.

Cara Mencegah Panggilan Telepon Spam

Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah panggilan spam dan menghindari ancaman virus di ponsel:

- Gunakan Aplikasi Pemblokir Panggilan Spam: Banyak aplikasi di Play Store atau App Store yang dirancang untuk mendeteksi dan memblokir panggilan spam atau penipuan, seperti Truecaller, Hiya, atau RoboKiller. 

Aplikasi ini menggunakan basis data nomor telepon yang dilaporkan sebagai spam oleh pengguna lain.

- Jangan Mengklik Tautan atau Mengunduh Aplikasi dari Sumber Tidak Dikenal: Hindari mengklik tautan yang diberikan melalui pesan teks atau email, terutama jika Anda tidak mengenal pengirimnya. 

Selalu pastikan untuk mengunduh aplikasi hanya dari Google Play Store atau Apple App Store.

Aktifkan Verifikasi Dua Langkah: Gunakan verifikasi dua langkah (2FA) pada akun penting Anda, seperti akun email dan media sosial. Ini akan menambah lapisan perlindungan tambahan jika data Anda dicuri.

- Periksa Pengaturan Privasi Ponsel Anda: Periksa pengaturan privasi di ponsel Anda untuk membatasi siapa yang bisa menghubungi Anda melalui panggilan atau pesan. 

Anda juga bisa mengatur agar nomor asing atau yang tidak dikenal langsung diblokir.

- Jangan Memberikan Informasi Pribadi Melalui Telepon: Hindari memberikan informasi pribadi seperti nomor kartu kredit, PIN, atau nomor identitas melalui telepon kecuali Anda yakin sepenuhnya bahwa panggilan tersebut sah.

- Laporkan Panggilan Spam: Jika Anda menerima panggilan spam, laporkan nomor tersebut ke penyedia layanan telekomunikasi atau aplikasi pemblokir panggilan untuk membantu mencegahnya menyasar orang lain.

Itulah informasi mengenai panggilan telepon spam yang perlu diwaspadai karena mungkin saja bisa memunculkan virus di HP. (*)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.

Tags:
SPAMcara mencegahhpviruspanggilantelepon

Rinrin Rindawati

Reporter

Rinrin Rindawati

Editor