POSKOTA.CO.ID - Kecelakaan beruntun yang melibatkan setidaknya 16 kendaraan terjadi di Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta pada Senin, 11 November 2024 sekitar pukul 15.40 WIB.
Insiden ini mengakibatkan kemacetan panjang dan suasana panik di lokasi kejadian, dengan evakuasi korban yang masih berlangsung hingga sore hari.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat beberapa kendaraan saling bertabrakan, bahkan ada yang menumpuk satu sama lain.
Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan dan belakang. Keadaan menjadi semakin mencekam dengan kondisi cuaca yang mendung, ditambah dengan hujan yang memperburuk jarak pandang pengendara.
Situasi di lokasi kecelakaan terlihat kacau balau, diwarnai suara teriakan dan tangisan dari para penumpang yang terjebak di dalam kendaraan.
Beberapa saksi mata yang melintas di lokasi mencoba memberikan pertolongan darurat sebelum tim penyelamat tiba.
Beberapa pengendara lain juga berusaha menghubungi layanan darurat untuk meminta bantuan lebih lanjut.
Kapolres Purwakarta AKBP Lilik Ardiansyah menjelaskan, kecelakaan ini melibatkan berbagai jenis kendaraan, termasuk mobil pribadi dan truk besar.
"Telah terjadi kecelakaan beruntun di tol Cipularang KM 92 B (arah Jakarta) yang melibatkan kurang lebih 16 kendaraan. Saat ini, proses evakuasi korban sedang dilakukan karena ada beberapa penumpang yang terjepit di dalam kendaraan," ujar AKBP Lilik Ardiansyah kepada Poskota.
Petugas gabungan dari kepolisian, Jasa Marga, dan tim medis dikerahkan ke lokasi untuk menangani evakuasi korban.
Beberapa korban yang mengalami luka-luka juga telah dilarikan ke rumah sakit terdekat, termasuk RS Abdul Rojak dan RS Siloam Purwakarta, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Menurut laporan awal, beberapa korban mengalami luka cukup serius sehingga membutuhkan perawatan intensif.
Proses evakuasi sendiri berlangsung cukup sulit karena beberapa kendaraan yang terlibat berada dalam posisi saling tumpuk, sehingga masih ada penumpang yang terjebak di dalamnya.
"Tim kami berusaha secepat mungkin untuk mengevakuasi korban dan membuka jalur agar arus lalu lintas dapat kembali normal," tambah AKBP Lilik.
Sementara, jumlah mobil derek juga dikerahkan untuk memindahkan kendaraan yang rusak dan menghalangi jalur.
Kemacetan panjang tak terhindarkan di jalur arah Jakarta, dengan antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai jumlah pasti korban jiwa atau luka berat.
Namun, pihak kepolisian mengimbau para pengendara untuk tetap berhati-hati dan menghindari perjalanan di sekitar lokasi kecelakaan jika tidak mendesak, mengingat kondisi jalan yang licin akibat hujan dan proses evakuasi yang masih berlangsung.
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.