POSKOTA.CO.ID - Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebanyak 37,17 persen generasi Z dan milenial terjebak dalam kredit macet pinjol. Apakah penyebabnya?
Kredit macet pinjol tersebut memiliki porsi di atas 90 hari atau dikenal sebagai wanprestasi untuk borrower dari kelompok usia 19-34 tahun.
Kredit macet atau gagal bayar (galbay) adalah situasi nasabah tidak mampu melunasi pinjaman atau utangnya sesuai kesepakatan di awal.
Hal ini dikarenakan nasabah tersebut tidak memiliki cukup dana untuk melunasinya sehingga terjadilah keterlambatan pembayaran dalam jangka waktu panjang.
Apabila suatu cicilan dari pinjol, kartu kredit, Kredit Tanpa Agunan (KTA), dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) mengalami penundaan pembayaran lebih dari 6 bulan, maka disebut kredit macet.
Apa yang menyebabkan gen Z dan milenial bisa mengalami galbay pinjol? Berikut 5 penyebab mereka bisa terjebak kredit macet.
5 Penyebab Gen Z dan Milenial Terjebak Kredit Macet Pinjol
1. Gaya Hidup yang Konsumtif
Gaya hidup yang konsumtif adalah pemicu bagi mereka untuk meminjam dana dari pinjol tanpa perhitungan yang matang sehingga menyebabkan galbay tersebut.
Mereka harus memenuhi kebutuhan seperti membeli barang-barang mewah, mahal, liburan, dan lain sebagainya.
2. Kurang Edukasi Keuangan
Ada juga dikarenakan kurangnya pengetahuan terkait pengelolaan finansial sehingga membuat mereka tidak memahami risiko dari pinjol.
Kemungkinan mereka tidak tahu terkait adanya bunga yang tinggi dan denda keterlambatan. Maka dari itu, terjadilah kredit macet pinjol.
3. Meminjam di Luar Kemampuan
Dari kurangnya pengetahuan terkait pengelolaan keuangan, terjadi juga yang akhirnya meminjam di luar kebiasaan mereka dalam melunasinya.
Lebih parah lagi jika meminjamnya di pinjol ilegal. Nominal tagihan dan cara penagihannya pun terkenal sangat tinggi serta ekstrem.
4. Penghasilan Tak Menentu
Misal jika Anda seorang freelancer yang pendapatannya tidak menentu dan melakukan pinjaman, maka jika sedang mendapatkan penghasilan yang sedikit, maka belum bisa bayar.
Denda dari pinjol akan terus berjalan, biasanya kalau ada penundaan akan jumlahnya akan lebih tinggi. Bisa juga karena pemutusan hubungan kerja secara tiba-tiba.
5. Terjebak Pinjol Ilegal
Pinjol ilegal memang sering menawarkan pinjaman dengan bunga yang tinggi tanpa memperhatikan kemampuan nasabah.
Bila debitur tersebut tak mampu melunasinya, kredit macet pun juga terjadi. Risikonya lebih tinggi dibandingkan pinjol legal.
Begitulah informasi dari 5 penyebab gen Z dan milenial terjebak dalam kredit macet pinjol. Semoga bermanfaat.
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.