Warga memperlihatkan kerusakan akibat gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 4.4 di Kabupaten Batang. (Dokumen BNPB)

NEWS

Rumah dan Kantor Bupati Batang Alami Kerusakan Setelah Dihantam Gempa Bumi Magnitudo 4,4

Minggu 07 Jul 2024, 22:14 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sejumlah rumah bahkan kantor Bupati Batang, Jawa Tengah mengalami kerusakan lantaran dihantam gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 4.4 pada Minggu 7 Juli 2024 sekitar pukul 15.35 Wib.

Guncangan gempa bumi tersebut dirasakan cukup kuat di Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan dan juga Kota Pekalongan. Gempa bumi tersebut berpusat di koordinat 7.00 LS, 109.71 BT memiliki pusat kedalaman 6 kilometer. 

Berdasarkan keterangan tertulis dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hasil kaji cepat menyebabkan kerusakan dengan rincian meliputi 3 rumah rusak berat, 5 rumah rusak ringan, 1 tempat ibadah rusak ringan, 1 sekolah rusak sedang dan kantor Bupati Batang rusak sedang.

"Gempa bumi dangkal itu telah berdampak di 6 desa di Kecamatan Batang, 3 desa di Kecamatan Warungasem dan 1 desa di Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang," beber Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D. dalam keterangan tertulis yang diterima Poskota, Minggu 7 Juli 2024.

Tidak hanya itu, gempa bumi itu pun menyebabkan empat warga mengalami luka setelah terkena reruntuhan bangunan. 

Adapun rinciannya;
1. Sri Mukartuna, 37 tahun Dukuh Ketandan Rt.01 Rw.03 Kelurahan Proyonanggan Utara, Kecamatan Batang mengalami luka ringan
2. Cati, 78 tahun, Dukuh Ketandan Rt.01 Rw.03 Kel. Proyonanggan Utara Kecamatan Batang  mengalami luka di kepala
3. Yuyun Safarih, 42 tahun warga Desa Kalisalak Rt.01 Rw.02 Kecamatan Batang mengalami luka di kepala
4. Sapiin, 65 tahun warga Kelurahan Karangasem Selatan, Kecamatan Batang dirujuk ke RSUD Kalisari Batang

Hingga berita ini diturunkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Batang bersama TNI, Polri dan unsur forkopimda lainnya tengah melakukan asesmen lanjutan guna mendata kerusakan bangunan lainnya dan melakukan pertolongan kepada warga terdampak. 

Tim gabungan tersebut juga menyiapkan lokasi pengungsian termasuk pendataan warga.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada masyarakat khususnya di wilayah Batang dan sekitarnya agar tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa bumi susulan. 

Sebagaimana diketahui bahwa penyebab jatuhnya korban jiwa bukan karena gempabuminya namun karena faktor bangunan yang tidak kuat menahan guncangan.

"Sebagai salah satu bentuk kesiapsiagaan berbasis keluarga, masyarakat dapat membuat sistem peringatan dini sederhana dengan menggunakan peralatan dapur seperti beberapa panci yang disusun bertingkat sehingga mudah jatuh jika terjadi guncangan gempa. Suara jatuhnya panci tersebut akan menjadi "peringatan dini" bagi pemilik rumah, sehingga lebih meningkatkan kesiapsiagaan," terang Abdul Muhari.

Masyarakat juga diharapkan untuk tidak terpengaruh terhadap kabar yang tidak benar terkait gempabumi. Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi dari instansi terkait seperti BMKG, BNPB, BPBD, TNI maupun Polri.

Tags:
Gempa BumiKabupaten Batangbnpbbencana

Yugi Prasetyo

Reporter

Yugi Prasetyo

Editor