JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Simak 3 (tiga) cara efektif mengatasi Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) versi dr. Emir Fakhrudin berikut ini.
PCOS merupakan suatu kondisi yang berhubungan dengan infertilitas tau kesuburan pada wanita dan terjadinya ketidak seimbangan hormon, sebab terjadi produksi hormon androgen atau hormon laki-laki yang lebih banyak pada wanita.
Maka dari itu terdapat beberapa dampak buruk bagi wanita seperti kesulitan hamil, risiko kekguguran, tekanan darah tinggi, hingaga terjadi diabetes gestasional.
Namun perlu diketahui, terdapat beberapa cara efektif untuk mengatasi keluhan PCOS ini sebagaimana yang disampaikan oleh dr. Emir fakhrudin, SpOG, Subsp. FER, DMAS melalui akun TikZTok pribadinya @dokterwongkito, dikutip pada Sabtu, 7 Juli 2024.
“Prinsip pengobatan PCOS itu adalah kesadaran niat dan usaha kamu sendiri, bukan obat-obatan dari dokter dan solusinya adalah perbaiki resistensi insulin mu,” kata dia.
Resistensi insulin sendiri terjadi karena pengidap PCOS mengkonsumsi makanan atau minuman dengan kandungan gula terlaku banyak, sedangkan aktivitas fisik yang dilakukan rendah.
“Jadi bagaimana memperbaiki resistensi insulin? Ya, turunkan kadar lemakmu, bukan berat badanmu. Tujuan orang menurunkan berat badan itu menurunkan lemak di dalam tubuhnya kan,” ujar dr. Emir.
Maka simaklah beberapa cara efektif menurunkan resistensi insulin untuk mengatasi masalah PCOS berikut ini.
1. Ganti Sumber Makanan dari Karbohidrat Simpleks Jadi Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat kompleks adalah karbohidrat yang memiliki rantai gula lebih panjang sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencerna dan menyerapnya sehingga Anda tidak akan mudah lapar.
Sedangkan, Karbohidrat Simpleks itu karbohidrat yang mudah dipecah oleh tubuh menjadi gula dasar sehingga tubuh seseorang akan lebih cepat lapar.
“Aku tegaskan lagi, ganti sumbernya, bukan dihilangi kabrbohidratny. Ya, karena manusia tidak bisa hidup tanpa karbohidrat,” jelas dr Emir.
Contoh karbohidat simpleks adalah nasi putih, gula, bubur ayam, roti, minuman instan, makan ringan, dan lain-lainnya. Sedangkann, karbohidrat kompleks yaitu nasi merah, kacang-kacangan, pisang, kentang, brokoli, dan sebagainya.
2. Perbanyak Konsumsi Protein untuk Aktifkan Glukagon
Cara kedua adalah Anda harus mengaktifkan glukagon karena insulin sendiri dihasilkan oleh beta pankreas yang berfungsi membawa gula kepada otot dan liver.
Pada otot, gula itu dijadikan sebagai sumber energi. Sedangkan pada liver, gula akan disimpan dalam bentuk glikogen dan diubah menjadi asam lemak kemudian menjadi lemak di dalam tubuh.
“Nah pankreas ini juga meliki sel alfa, yang berfungsi menghasilkan hormon glukagon, yang fungsinya adalah memecah glikogen dan lemak menjadi glukosa kembali," jelas dr. Emir.
Semakin glukagon ini aktif maka semakin sering juga lemak dalam tubuh kamu terbuang atau terbakar sehingga kadar lemak ini menurun,” lanjutnya.
Glukagon akan aktif apabila asam aminodalam tubuh aktif. Asam amino adalah hasil sintesis dari protein yang dimakan.
“Jadi meskipun kamu sudah berusaha menuriunkan porsi karbohidratmu, kalau komposisi makan masih lebih dominan karbohidrat simpleks dan kurang protein, glukagon ini tidak terlalu aktif banyak sehingga yang ada kamu menjadi lemas, mudah emosi, dan kelaparan,” lanjutnya.
Maka dari itu penting untuk perbanyak konsumsi protein seperti telur, ikan, daging, bayam, hingga kacang-kacangan.
3. Rutin Olahraga Kardio dan Angkat Beban
Terakhir, Anda wajib olahraga kardio dan angkat beban secara rutin. Olahraga kardio berfungsi membakar lemakm secara langsung sehingga mampu menurunkan kadar testoteron dalam tubuh wanita sehingga ovulasi membaik.
“Sedangkan olahraga beban berfungsi menambah massa ototmu sehingga kemampuan ototmu menyerap gula bisa menjadi lebih baik yang berefek akan menstabilkan kadar gua darah dan menurunkan resistensi insulin di dalam tubuh kamu,” ujar dia.
Demikian informasi yang dapat Anda simak terkait cara efektif mengatasi PCOS versi dr. Emir Fakrudin.
Jangan lupa bergabung dengan saluran WA Poskota di bawah inni untuk mendapatkan informasi lebih banyak lagi terkait kesehatan: