Cek Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) dan nomor HP. Ada saldo dana Rp4.200.000 dari pemerintah. (Poskota/Fani Ferdiansyah)

TEKNO

Cek NIK dan Nomor HP! Ada Saldo Dana Rp4.200.000 dari Program Pemerintah, Cairkan Insentif ke Dompet Elektronik

Senin 01 Jul 2024, 18:50 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Cek Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) dan nomor HP. Ada saldo dana Rp4.200.000 dari pemerintah.

Cairkan insentif Program Kartu Prakerja ke dompet elektronik. Saldo dana total Rp4.200.000 ini berhak Anda terima jika dinyatakan lolos dan menyelesaikan pelatihan pertama Kartu Prakerja.

Program Kartu Prakerja diluncurkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para peserta. 

Para peserta yang lolos seleksi, akan mendapat saldo dana beasiswa pelatihan Rp3.500.000 di dashboard akun Prakerja. 

Dana ini tidak bisa diuangkan, melainkan hanya untuk melakukan pembelian pelatihan. Adapun pelatihan yang diikuti dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan peserta program. 

Selesaikan pelatihan tersebut hingga Anda mendapatkan sertifikat pelatihan pertama. Di titik ini, Anda berhak mengklaim insentif Rp600.000 dari pemerintah.

Insentif tersebut bisa ditambah Rp100.000 jika Anda mengisi survei sebanyak dua kali, dengan masing-masing survei bisa memberi tambahan Rp50.000

Apabila seluruh tahapan telah dilalui, maka insentif yang telah Anda kumpulkan dan dapat ditarik ke dompet elektronik atau rekening bank adalah sebesar Rp700.000.

Jika Anda memilih mencairkan insentif ke dompet elektronik, Prakerja memberi empat pilihan, yaitu DANA, OVO, LinkAja dan GoPay. 

Namun apabila Anda memilih rekening sebagai tempat pencairan insentif, maka pilihan yang tersedia adalah rekening Bank Negara Indonesia (BNI) dan BCA.

Syarat Menjadi Peserta Program Kartu Prakerja

Berikut adalah syarat lengkap untuk mendaftar Program Kartu Prakerja:

1. Warga Negara Indonesia (WNI)

- Program Kartu Prakerja terbuka untuk semua WNI yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

2. Usia 18 hingga 64 Tahun

- Program ini terbuka bagi mereka yang berusia antara 18 hingga 64 tahun, mencakup usia produktif baik yang baru memasuki dunia kerja maupun yang sudah berpengalaman.

3. Tidak Berstatus Sebagai ASN, TNI/POLRI, atau Pejabat Negara

- Program ini tidak terbuka untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI), serta pejabat negara lainnya.

4. Bukan Anggota DPRD

- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) juga tidak diperkenankan untuk mengikuti program ini.

5. Bukan Kepala Desa dan Perangkat Desa

- Program ini juga tidak terbuka untuk kepala desa dan perangkat desa.

6. Tidak Berstatus sebagai Komisaris, Dewan Pengawas, atau Direksi di BUMN/BUMD

- Individu yang menjabat sebagai komisaris, anggota dewan pengawas, atau direksi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak memenuhi syarat untuk mengikuti program ini.

Program Kartu Prakerja bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan peningkatan keterampilan dan peluang kerja. 

Syarat-syarat tersebut ditetapkan untuk memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran.

Tags:
nomor induk kependudukankartu tanda penduduk elektronikpemerintahInsentifdompet elektronikSaldo danaprakerjacek NIK

Fani Ferdiansyah

Reporter

Fani Ferdiansyah

Editor