JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Semua orang tahu bahwa tabir surya akan menghalangi sinar UV matahari, namun ada satu langkah penting yang mungkin terlewatkan.
Salah satu hal yang penting dan harus dimasukan dalam rutinitas perlindungan sinar matahari yang harus kamu lakukan ternyata dengan mengkonsumsi makanan tertentu.
Pola makan adalah bagian yang sering diabaikan dalam cara beradaptasi dengan lingkungan.
Termasuk saat sarapan, yang nyatanya dapat menjadi mempersiapan dalam melindungi kesehatan.
Menurut Joseph S. Takahashi, PhD, ketua ilmu saraf di Peter O’Donnell Jr. Brain Institute di University of Texas Southwestern Medical Center, ternyata setiap orang memiliki ‘jam kulit’.
Dalam studinya pada 2017, Takahashi dan timnya menemukan bahwa enzim yang memperbaiki kulit yang rusak akibat sinar UV memiliki siklus produksi harian yang dapat diubah.
Hal ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan pada waktu yang tidak biasa, hingga seseorang bisa memperbaiki kondisi kulitnya.
“Kemungkinan besar jika Anda memiliki jadwal makan yang normal, maka Anda akan lebih terlindungi dari sinar UV di siang hari,” ujarnya, dilansir Healthline.
“Jika Anda memiliki jadwal makan yang tidak normal, hal itu dapat menyebabkan perubahan yang berbahaya pada jam kulit Anda,” tambahnya.
Jadi dari pada ngemil tengah malam, cobalah untuk mengkonsumsi makanan sehat ini untuk menambahkan perlindungan ekstra terhadap sinar matahari yang sebabkan kerutan di kulit.
1. Blueberry
Memiliki rasa yang manis dan segar, ternyata blueberry juga dapat membantu melindungi saat berada di bawah sinar matahari langsung.
Blueberry kaya akan antioksidan kuat dan melawan radikal bebas yang dapat merusak kulit akibat paparan sinar matahari dan stress.
Blueberry juga merupakan sumber vitamin C yang sangat baik, dan dapat membantu mencegah kerutan akibat seharian berada di pantai.
2. Semangka
Tomat diketahui mengandung likopen, antioksidan yang bertanggung jawab atas warna merah tomat. Namun semangka sebenarnya mengandung jauh lebih banyak.
Lycopene akan menyerap radiasi UVA dan UVB, meskipun mungkin diperlukan waktu beberapa minggu agar kulit menjadi lebih fotoprotektif karena tingkat pergantiannya, menurut studi pada 2012.
Setelah beberapa minggu mengonsumsi semangka yang berair setiap hari, likopen pada akhirnya dapat bertindak sebagai tabir surya alami.
Namun, para peneliti mencatat bahwa hal ini tidak serta merta menggantikan tindakan perlindungan lainnya, seperti SPF dan pakaian pelindung sinar matahari terhadap kerusakan kulit.
3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Kacang kenari, biji rami, biji chia, dan rami termasuk makanan sehat yang mengandung asam lemak esensial omega-3. Ikan dan telur juga merupakan sumber lemak bersih dan baik untuk kulit.
Tubuh tidak dapat memproduksi omega-3, jadi penting untuk mendapatkannya dari makanan. Manfaat omega-3 bagi kulit adalah dapat membantu menjaga kelenturah kulit dan juga anti-inflamasi.
Omega-3 juga membantu tubuh secara alami untuk mengatasi efek terlalu banyak menghabiskan waktu di bawah sinar matahari.
4. Wortel dan Sayuran hijau
Tubuh akan mengubah beta karoten menjadi vitamin A, yang penting untuk kesehatan kulit. Wortel dan sayuran berdaun hijau seperti kangkung dan bayam adalah tambahan beta karoten yang bagus.
Sayuran berdaun hijau juga kaya akan antioksidan lutein dan zeaxanthin dan masuk ke dalam kategori makanan sehat.
Ini telah ditemukan untuk melindungi dari kerutan, kerusakan akibat sinar matahari, dan bahkan kanker kulit.
5. Teh Hijau
Dalam sebuah studi pada 2010, para peneliti menemukan bahwa konsumsi teh hijau menyebabkan lebih sedikit tumor yang disebabkan oleh sinar UV pada tikus.
Hal ini disebabkan adanya flavanol yang terkandung dalam teh hijau dan hitam yang dikenal sebagai EGCG.
Penelitian pada hewan lainnya mengenai teh hijau menemukan bahwa teh hijau mengurangi kerusakan kulit akibat sinar UVA dan melindungi dari penurunan kolagen.
Kolagen adalah protein yang paling melimpah dan ada di dalam tubuh. Kandungan ini akan memberi kulit kekuatan dan kekencangannya.
6. Kembang Kol
Terkait sayuran dan buah-buahan, aturan kesehatan umum yang harus dipatuhi dan dipatuhi adalah memilih makanan yang berwarna lebih cerah.
Ini karena mereka cenderung memiliki lebih banyak antioksidan. Tapi ini tidak berlaku untuk kuntum pucat kembang kol.
Sayuran silangan ini merupakan pengecualian dari aturan tersebut. Sebab, kembang kol mengandung antioksidan kuat yang membantu melawan stres oksidatif akibat radikal bebas.
Selain manfaatnya, kembang kol termasuk makanan sehat yang juga merupakan makanan pelindung sinar matahari alami berkat histidin.
Asam alfa-amino ini merangsang produksi asam urokanat, yang menyerap radiasi UV.