TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat, sebanyak 201 warganya positif terpapar penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Jumlah tersebut berdasarkan catatan yang dimiliki Dinkes Kota Tangsel mulai dari Januari hingga Februari 2024.
Kepala Dinkes Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, penyakit DBD tersebut menyerang warga Tangsel mulai usia 15 sampai 49 tahun.
"Sejak Januari hingga Februari ada 201 warga yang positif DBD. Lokasinya tersebar di tujuh kecamatan," katanya, Sabtu, (3/3).
Masih berdasarkan data yang dimiliki Dinkes Kota Tangerang Selatan, jumlah warga yang positif terkena DBD tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu.
Menurutnya, penyebab peningkatan kasus DBD tersebut karena intensitas hujan yang tinggi sehingga telur nyamuk Aedes Aegypti mulai menetas.
“Tahun 2023 di bulan yang sama Januari dan Februari saat ini kita cenderung meningkat. Meningkatnya itu pas Februari,” ungkapnya.
Untuk menekan peningkatan kasus DBD, lanjut Allin, ia berharap masyarakat dapat menggerakkan satu rumah satu jumantik.
“Jadi kami berharap supaya DBD di Tangsel bisa ditekan, masyarakat harus punya kesadaran sendiri bagaimana bisa melakukan 3M plus di rumahnya masing masing,” pungkasnya.
Berikut rincian penyebaran kasus DBD di tujuh kecamatan sejak 01 januari hingga 27 februari 2024:
1. Kecamatan Serpong 40 kasus.
2. Kecamatan Pamulang 36 kasus.
3. Kecamatan Serpong Utara 29 kasus.
4. Kecamatan Pondok Aren 27 kasus.
5. Kecamatan Ciputat Timur 24 kasus.
6. Kecamatan Setu 23 kasus, dan
7. Kecamatan Ciputat 22 kasus. (Veronica Prasetio)