JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Akibat menampilkan foto koleksi untuk Zara Atelier diduga mengambarkan korban pemboman dan penembakan di jalur Gaza, para ibu-ibu pendukung Palestina menggruduk toko Zara di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan.
Hal tersebut, menjadi viral setelah para ibu-ibu membawa replika jenazah bayi yang dibungkus kain putih mirip kain kafan.
Dalam sebuah video viral memperlihatkan beberapa hijabers mencoba mendatamgi toko Zara yang ada di kawasan Pondok Indah Mall (PIM) 2, dengan membawa replika jenazah bayi dibungkus kain putih juga memperlihatkan membawa foto-foto yang memperlihatkan penderitaan warga Palestina di area tempat pakaian Zara dipajang.
Tidak hanya itu para pendemo tersebut juga meletakkan replika jenasah bayi di depan pintu masuk ritel toko pakaiam asal Spanyol itu. Aksi tersebut mulai viral berawal dari postingan akun Instagram @sarahmjj14 bersama @nisamarfuah..
"Melakukan aksi kecil seperti ini saja kami masih takut bahkan sampai ragu untuk melanjutkan aksi ini. Kami masih banyak berfikir dan takut untuk melakukan aksi kecil, bagaimana dengan anak-anak kecil di sana yang bahkan berani melawan dan menyuarakan kebenaran dengan lantang meskipun tank di depan wajah mereka. Ya, dari sini kami belajar keberanian dari anak-anak kecil tak berdosa yang berjiwa besar. Maafkan jiwa lemah kami yang masih acuh kepadamu wahai anak-anak g4z4.
Kami akan bersama dan kami tidak akan berhenti sampai P4Lestin3 Merdeka.
๐ฅ @hananafina
๐ Zara PIM 2," tulis postingan akun @sarahmjj14 dan @nisamarfuah.
Sementara itu untuk unggahan Sarah sudah mendapatkan 4,517 Likes dan 712 komentar. Warganet langsung menanggapi aksi para hijabers tersebut.
"Yg pake jilbab dan masih beli zara, mungkin hpnya esia hidayah jadi ga update berita ๐๐ฟ," ucap akun @littledress.byalesha.
"Salut sama keberaniannya, malu kita yg laki2 ga ada yg berani bgini ๐ญ," takjub pengguna Instagram @hasanjr11.
"Respect bgt kak!! Bener2 aku jd ada keberanian buat gausah takut bersuara secara langsung ke brand2 pro isrwl. Keren bgt kalian udh seberani ini, jadi mau ikutannn๐ฅน," kata akun @rasindewrld.
"Kesel bgt. Itu di kasir mbak2 berjilbab belanja disitu, tau2 cuma beli parfum..parfum nya jg kek angin yak ๐๐," timpal akun @wulanclarra
Dalam kesempatan mencoba memintai keterangan Sarah Azzahra saat dihubungj sebagai mengunggah video aksi protes di depan toko Zara, PIM 2 Jaksel. Sarah (27) salah satu yang ikut berdemo di Toko PIM 2.
Dalam aksi penolakan produk Israel tersebur, dirinya mengaku melakukan aksi demo karena ingin masyarakat Indonesia sadar dan mendukung Palestina.
"Video dibuat hari Minggu malam jam 7 tanggal 17 Desember 2023. Kami ingin masyarakat Indonesia sadar bahwa Palestina sedang sekarat dan butuh dukungan penuh dengan tidak mengkonsumsi produk yang mendukung zionist dan sekutunya," ungkap Sarah, Selasa (19/12/2023).
Wanita yang aktif bekerja sebagai konsultan perizinan ini lebih lanjut mengungkapkan alasan melakukan aksi protes di Zara.
"Kenapa Zara? Karena ZARA telah melakukan kampanye yang menyinggung kondisi genosida di Palestina yang sangat mengiris hati. Seluruh dunia marah dengan Zara, begitu pula kami rakyat Indonesia. Cuma di Indonesia tidak banyak yang melakukan aksi secara langsung, maka dari itu hati kami tergerak untuk melangkah. Harapan kami, aksi kecil kami ini dapat dijadikan contoh oleh masyarakat Indonesia untuk melakukan perlawanan dengan melakukan aksi kecil tanpa merusak dan gaduh. Low effort high impact," kata ibu satu orang anak itu.
Selain itu juga Sarah juga merupakan inisiator dari demo di depan toko Zara, PIM 2 tersebut. Dia juga menjelaskan alasan pemilihan lokasi Zara di PIM 2.
"(Aksi tersebut) di Zara PIM 2 Jakarta Selatan. Aku pilih yang terdekat sama teman-teman. Paling dekat di Zara PIM. Jangan takut untuk melakukan aksi-aksi kecil. Walau pun kita hanyalah sejumlah semut kecil, tapi kalau kita bersatu melakukan aksi kecil akan berdampak sangat besar untuk dunia," tutupnya.
Perlu diketahui, sejumlah reaksi keras memprotes iklan Zara pun terjadi di beberapa negara, termasuk di Indonesia. Belum lama ini, sebuah video memperlihatkan sekumpulan orang datang ke toko Zara di PVJ Bandung, Jawa Barat untuk melakukan aksi protes.