JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Capres Anies Baswedan dalam menanggapi pertanyaan soal pemberatasan korupsi dalam debat Capres lebih berupaya menguatkan unsur pimpinan KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi dan partisipasi masyarakat gerakan anti korupsi terhadap semesta seluruh rakyat.
"Dalam pemberantasan korupsi sudah seharusnya para koruptor dijerat UU perampasan aset disahkan lalu memiskinan dan UU KPK direvisi," ujar Anies menimpalkan jawaban dari Capres Ganjar Pranowo menjawab tentang penegasan hukum dan memiskinkan para koruptor.
Selain itu upaya lain Anies dalam pemberantasan korupsi, dapat diberikan imbalan berupa reward. "Etika pimpinam KPK harus ada standar tinggi," katanya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan negara hukum menempatkan hukum untuk memastikan keadilan dan kebermanfaatan bagi semuanya.
"Penguasa harus memastikan kondisi tersebut. Dia menyebut tatanan saat ini tidak sesuai dengan prinsip hukum yang ada. Karena itulah kami melihat perubahan ini harus kita kembalikan. Negara ini adalah negara hukum, bukan negara kekuasaan," ungkapnya.
Selain itu Anie juga menginginkan hukum tegak tulur tidak bengkok tajam kebawah tumpul ke atas.
"Kondisi ini tidak boleh dibiarkan dan harus berubah. Karena itu kita mendorong perubahan, mengembalikan hukum menjadi tegak kepada semuanya," tambahnya.
Tema debat capres pertama ini adalah 'Hukum, HAM, Pemerintahan, Pemberantasan Korupsi, dan Penguatan Demokrasi'. Debat dipandu oleh dua moderator, yakni Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel dari TVRI. (Angga)