Teks Foto:Terlihat debit air kali ciliwung terjadi penyusutan akibat musim kemarau ekstrim dampak El Nino level moderate. (angga)

Depok

Musim Kemarau Panjang, Debit Air Kali Ciliwung di Depok Mengering

Selasa 10 Okt 2023, 07:30 WIB

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Musim kemarau tahun ini sebabkan kekeringan mulai melanda Kota Depok, Jawa Barat.

Menurut Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Rahmat Maros hal tersebut dikarenakan terjadi El Nino level moderate.

Sehingga terjadi pengurangan pasokan uap air di wilayah Indonesia.

Kendati demikian masih terdapat suplai uap air SST di perairan Indonesia masih hangat.

"El Nino suatu gejala penyimpangan kondisi laut yang ditandai dengan menikmatnya suhu permukaan laut (SPL/SST) di Samudera Pasifik sekitar ekuator khususnya bagian tengah dan timur (sekitar pantai Peru) dan menurunnya suhu permukaan laut di samudera Pasifik sekitar ekuator bagian barat," ujar Rahmat Maros dalam keterangan ke wartawan, Senin (9/10/2023).

Selain itu Rahmat menyebutkan lautan dan atmosfer adalah dua sistem terhubung.

Karena itu maka penyimpangan kondisi laut ini menyebabkan terjadinya penyimpangan pada kondisi atmosfer yang pada akhirnya berakibat pada terjadinya penyimpangan iklim.

"Saat El Nino, aliran massa uap air dari Indonesia menuju ke Samudera Pasifik. Intensitas El Nino dibagi menjadi tiga kategori yaitu lemah dengan kisaran indeks 0,5-1, Moderate dengan kisaran indeks 1-2, dan El Nino Kuat dengan kisaran indeks 2-3," bebernya.

Sedangkan untuk kemarau ini, lanjut Rahmat disebabkan oleh dampak dari El Nino level moderate.

Menurut Rahmat berdasarkan prakiraan dari BMKG kemarau berakhir di bulan November 2024.

"Insyaallah November akan turun hujan," ungkapnya.

Akibat musim kemarau ekstrim ini, berdampak menyusutnya debit air di Kali Ciliwung sampai ketinggian air mencapai 55 cm terpantau di Pos Pantau Ciliwung Depok.

Terpisah menurut Petugas Pantau Air Depok, Arman mengungkapkan kondisi saat ini masih normal.

Namun memang diakui ada penyusutan karena kemarau panjang.

“Masih normal ketinggian 55 sentimeter. Ini masih normal ketinggian 55 cm,” ungkapnya.

Penyusutan air di Kali Ciliwung sudah terjadi sejak tiga bulan belakangan ini.

Dan penyusutan terjadi secara bertahap akibat musim kemarau.

“Sejak Juli memang sudah ada penurunan secara bertahap karena masuk musim kemarau,” ucapnya.

Untuk musim kemarau tahun ini, lanjut Arman merupakan yang terparah yang pernah terjadi.

“Ini yang terparah. Sesuai dengan prakiraan BMKG memang memasuki kemarau terpanjang yang menyebabkan tinggi muk air menyusut,” tutupnya. (Angga)

Tags:
kekeringanSungai di Depok Alami KekeringanMusim Kemarau PanjangDebit Air Kali Ciliwung di Depok Mengering

Angga Pahlevi

Reporter

Administrator

Editor