QATAR, POSKOTA.CO.ID - Dua pemain Portugal, bek veteran Pepe dan gelandang Bruno Fernandes mengkritik FIFA atas keputusan mereka untuk menunjuk wasit Argentina Facundo Tello untuk laga Maroko vs Portugal. Pertandingan perempat final itu berakhir dengan kekalahan Cristiano Ronaldo Cs.
Pepe dan Bruno Fernandes menuding keputusan wasit asal Argentina itu untungkan Maroko dan negaranya yang kemungkinan maju ke final.
Sebagaimana diketahui, Portugal tersingkir usai kekalahan di perempaat final Piala Dunia Qatar 2022. Sementara, Maroko mencatatkan sejarah sebagai negara Afrika dan Arab pertama yang mencapai semifinal.
Berbicara setelah pertandingan, Pepe merujuk setelah kemenangan dramatis adu penalti Argentina atas Belanda sebagai alasan mengapa dia merasa peluangnya cenderung menguntungkan negara Amerika Selatan itu.
Di sisi lain, Lionel Messi, Emiliano Martinez dan beberapa anggota skuad Argentina lainnya mengkritik wasit Antonio Mateu Lahoz atas penampilannya di perempat final pada Sabtu (10/12/2022) antara Argentina vs Belanda.
“Kami kebobolan gol yang tidak kami duga. Tetapi saya harus mengatakan: tidak dapat diterima bagi seorang Argentina untuk menjadi wasit permainan kami. Setelah apa yang terjadi kemarin, dengan Messi berbicara. Semua Argentina berbicara dan wasit Argentina datang untuk meniup peluit,” kata Pepe, dikutip dari DailyMail pada Senin (12/12/2022).
'Setelah apa yang saya lihat hari ini, mereka bisa memberikan gelar kepada Argentina sekarang,” lanjutnya.
Senanda dengan seniornya, Bruno Fernandes juga mengatakan keputusan wasit untuk tidak memberinya penalti usai dijatuhkan di ujung babak pertama sangat meragukan. Gelandang itu turut mengungkit Argentina sebagai negara asal Facundo Tello.
“Sangat aneh memiliki wasit yang masih memiliki tim nasional mereka dalam kompetisi dan kami tidak memiliki wasit Portugal,” ujar Bruno Fernandes.
Fernandes juga menyebut bahwa wasit dari negaranya lebih mumpuni karena pernah berpengalaman memimpin Liga Champions.
“Wasit kami memimpin Liga Champions, jadi mereka memiliki kualitas dan level untuk berada di sini. Mereka tidak mewasiti Liga Champions, mereka tidak terbiasa dengan jenis permainan ini, mereka tidak memiliki kecepatan untuk ini,” kata gelandang Machester United itu.
“Di babak pertama ada penalti yang jelas pada saya. Saya terisolasi dan tidak pernah dalam hidup saya akan membiarkan diri saya jatuh ketika saya sendirian di depan penjaga gawang dan saya bisa menembak ke gawang dalam situasi seperti itu,” lanjut bruno Fernandes.
Melansir Daily Mail, alasan tersirat Pepe untuk mengkritik adalah bahwa wasit dari negeri Messi seharusnya tidak memimpin pertandingan yang melibatkan Ronaldo.
Hubungan Portugal dengan Brasil, rival besar Argentina, mungkin juga sebagian menjelaskan kemarahannya setelah pertandingan. Bek veteran Portugal itu sendiri lahir dan besar di Brasil hingga ia pindah melintasi Atlantik pada usia 18 tahun.
Sementara itu, para pemain Maroko merayakan dengan liar saat Portugal menyesali peluang menjadi juara Piala Dunia 2022..
Cristiano Ronaldo tertangkap kamera menangis saat dia menuju ke terowongan dalam penampilan ke-196, dan mungkin yang terakhir untuk Portugal.
Sementara dilansir dari Sportskeeda, wasit Argentina Facundo Tello pemimpin laga Maroko vs Portugal telah dipulangkan dari Piala Dunia 2022 di Qatar menyusul protes dari para pemain. Selain dirinya, Antonie Mateu Lahoz yang memimpin laga Argentina vs Belanda juga dipulangkan usai dikecam Messi dan skuad La Albiceleste. (*)