DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Akibat kiriman dari Bogor setelah sempat ketinggian Bendung Katulampa masuk siaga 1, Kali Ciliwung meluap. Akibatnya, rumah warga di bantaran Kali terendam setinggi 4 meter, yang di kawasan Depok.
Menurut salah satu warga Kurnain (53), pemukiman warga di wilayah Jalan Ir.H.Juanda RT 05/14, Gang Gotong Royong, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji Kota Depok, Minggu (9/10/2022) malam air dari kiriman Bogor sudah masuk sampai ke rumah warga.
"Setelah dapat informasi ketinggian air di Bogor masuk siaga 1 atau setinggi 220 cm, langsung pukul 20.00 WIB rumah warga berada di bantaran sungai mengevakuasi barang-barang ke tempat yang lebih tinggi," ujarnya kepada Poskota usai dikonfirmasi, Senin (10/10/2022) pagi.
Kurnain menyebutkan berangsur bertambahnya waktu sampai puncak pada pukul 23.00 WIB air dari kali ciliwung meluap hingga memasuki rumah warga.
"Ketinggian air mencapai 4 meter dari Kali Ciliwung sampai masuk ke rumah warga. Ketinggian air sampai masuk rumah warga kurang lebih 1 meter atau setinggi paha kaki orang dewasa," ungkapnya.
Rumah yang kerendam banjir yaitu milik Sutaryo, Deni, Hasrul, Sukri, Satiman, serta satu rumah kontrakan ditempati tiga kepala keluarga Agus Setiawan, Azis dan Deris sudah mengevakuasi barang-barang miliknya ke tempat yang tinggi.
"Setelah air surut tepatnya pukul 02.00 WIB, para pemilik rumah gotong royong membersihkan kotoran sisa banjir seperti lumpur dan sampah," pungkasnya.
Sementara itu dari pantauan Poskota, dampak dari air kiriman dari Bogor, membuat Kali Licin yang ada di Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, meluap membanjiri Jalan Pramuka dan Jalan Raya Sawangan.
Terpisah Kapolsek Beji Kompol Dr. Cahyo mengatakan wilayah yang dilewati Kali Ciliwung biasa menjadi langganan banjir ada di wilayah Kelurahan Kemiri Muka dan Pondok Beji. Untuk itu tim Satgas Tanggap Bencana turun memberikan imbauan agar tetap menjaga kewaspadaan siaga banjir.
"Antisipasi hal tidak diinginkan anggota kita turunkan memberikan imbauan curah hujan masih tinggi untuk waspada sewaktu-waktu banjir bisa mengintai khususnya rumah yang letaknya tidak jauh dari bantaran sungai untuk sementara mengungsi dulu ke tempat yang aman," tutupnya. (Angga)