JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Komisaris Ancol Geisz Chalifah menanggapi komentar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait organisasi relawan Ganjarist, serta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengusungnya sebagai calon presiden.
Ganjar Pranowo pernah mengatakan bahwa ia tidak mengetahui sosok Eko Kuntadhi yang merupakan Ketua Umum Ganjarist.
Selain itu, PSI yang mencalonkan namanya sebagai capres di Pilpres 2024 juga tak digubris Ganjar, bahkan, ia justru memberi komentar miring dengan mempertanyakan apa itu PSI.
Lantas Geisz Chalifah melontarkan sindirannya terhadap dua hal itu lewat Twitter pribadinya @GeiszChalifah.
"Ada ketua relawan yg dikatakan secara langsung oleh yg didukungnya: Saya tak kenal org itu. Lalu ada partai yg deklarasi. Tapi partainya malah dipertanyakan: "mrk" itu sopo masak aku..?,” kata Geisz menyindir PSI, dikuti pada Senin (10/10/2022).
"Si ketua relawan & partai yg melakukan dekalarasi. Kalau kata gue: Nista banget idup luh," lanjut loyalis Anies Baswedan itu.
Ada ketua relawan yg dikatakan secara langsung oleh yg didukungnya: Saya tak kenal org itu.
— Geisz Chalifah (@GeiszChalifah) October 8, 2022
Lalu ada partai yg deklarasi. Tapi partainya malah dipertanyakan: "mrk" itu sopo masak aku..?
Si ketua relawan & partai yg melakukan dekalarasi.
Kalau kata gue: Nista banget idup luh.
Sebelumnya diketahui, Ganjar Pranowo mengaku tidak mengenal sosok Eko Kuntahdi sebagai ketua relawan Ganjarist. Meskipun, keduanya pernah bertemu dalam sebuah wawancara.
Ganjar mengatakan bahwa ia hanya mengenal Eko Kuntadhi sebagai pegiat media sosial.
"Soal aktivitas Mas Eko sebagai ketua relawan Ganjarist, saya tidak pernah mengikuti dan tidak ada hubungan apa pun," ungkap Ganjar, dikutip pada Minggu (9/10/2022).
"Saya juga tidak pernah terlibat dalam pendirian relawan, termasuk Ganjarist," sambungnya.
Lantas baru-baru ini, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) baru-baru ini mengumumkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) yang mereka usung di Pilpres 2024.
PSI memasangkan Ganjar Pranowo bersama Yenny Wahid sebagai calon wakil presiden (cawapres). Adapun video pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie soal itu beredar di media sosial.
Namun, beredar pula video tanggapan dari Gubernur Jawa Tengah soal pencalonan itu yang justru berbanding terbalik. Pernyataan PSI tampak tidak digubris oleh Ganjar Pranowo ketika ia ditanya oleh wartawan.
Turut berduka, RIP @psi_id
— King Purwa (@BosPurwa) October 7, 2022
Sakit Tapi Tak Berdarah...! pic.twitter.com/xxKakOStiT
"Yo masak aku dipasangke karo psi. PSI iki sopo (Ya mosok aku dipasangkan dengan PSI. PSI itu siapa? -bahasa Jawa, Red)," kata Ganjar dalam video tersebut. (*)