TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak 433 pelaku UMKM binaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI di 16 kota dan kabupaten se-Indonesia lewat rangkaian program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) mendapat pelatihan digitalisasi bisnis dari Shopee.
Pelatihan tersebut dilakukan untuk mendukung tercapainya target 4,4 juta lapangan kerja baru dan berkualitas hingga tahun 2024.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno dalam mengatakan, mekanisme program AKI yang mendorong pelaku UMKM berkompetisi melalui ajang audisi diharapkan akan melahirkan UMKM champion yang punya daya saing tinggi dalam menghadapi berbagai situasi sulit.
Hal ini tentu sesuai dengan apa yang Pemerintah targetkan, yakni pada 2023 dari 30 juta pelaku UMKM di Indonesia, sebanyak 62% telah terdaftar di e-commerce.
Menurut pria yang akrab dipanggil mas menteri tersebut, peran dari UMKM dengan peningkatan kapasitas pelaku UMKM yang telah terbukti menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Salah satunya adalah melalui digitalisasi yang akan meningkatkan peluang penggiat UMKM dalam memperluas pasar dan pencapaian bisnis mereka.
"Untuk mencapai tujuan kolektif ini, saya tekankan pentingnya upaya menyatukan peran pemerintah dan swasta, dalam kesempatan ini Shopee, untuk bersinergi dengan baik.” katanya, Minggu (9/10) malam.
Sementara itu, Head of Government Affairs Shopee Indonesia, Ade Mulya menegaskan dukungan Shopee pada rangkaian acara AKI 2022 sebagai wujud komitmen #ShopeeAdaUntukUMKM dalam mendukung digitalisasi UMKM.
“Sebagai perusahaan teknologi, Shopee ingin terus menjadi kawan dalam setiap perjalanan UMKM Indonesia, termasuk dalam proses digitalisasi dan pengembangan bisnis mereka," ungkapnya.
Ia juga mengatakan, Minggu ini kami meresmikan Kampus UMKM Shopee Ekspor Bali dan juga mendukung penyelenggaraan World Conference on Creative Economy 2022.
"Kerja sama dengan AKI ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi UMKM lokal untuk perkembangan bisnisnya secara optimal,” harapnya
Ia menjelaskan, suruh peserta AKI di tiap kota dan kabupaten juga akan mendapat mentoring dari Shopee yang mencakup pelatihan dasar seperti cara membuka toko online, hingga pelatihan lanjutan yang fokus pada pengembangan bisnis online melalui Bimbel Shopee.
"Nantinya, seluruh peserta AKI 2022 juga menerima pelatiha
pembuatan QRIS ShopeePay sebagai salah satu metode pembayaran merchant yang akan digunakan di pameran AKI di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia,".
Salah satu pelaku UMKM asal Surabaya, Aditya Tanjung mangaku, pelatihan yang diselenggarakan oleh Shopee dan Kemenparekraf dalam rangkaian acara AKI 2022 memberikan banyak manfaat bagi bisnisnya, contohnya mengenai strategi pemasaran secara digital untuk dapat semakin memperluas jangkauan usaha melalui e-commerce seperti Shopee, serta pemanfaatan kanal pembayaran digital untuk transaksi yang mudah dan aman seperti ShopeePay.
"Tidak bisa dipungkiri, penjualan Eastmovin di Shopee cukup besar, mencapai 30% dari total omzet. Semua itu berkat iklan dan promo diskon yang saya pasang di Shopee, karena berkat iklan tersebut traffic ke toko jadi meningkat pesat apalagi waktu campaign tanggal kembar,” pungkasnya.(Veronica Prasetio)