SERANG, POSKOTA.CO.ID - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang mencatat, ada 2.111 balita yang mengidap stunting.
Selain itu, hasil audit verifikasi faktual terdapat 8.406 keluarga yang berpotensi menderita stunting. Data itu diambil sepanjang tahun 2022.
Kepala DP3AKB Kota Serang, Anthon Gunawan mengatakan, data hingga Agustus 2022 tercatat ada 2.111 anak yang menderita stunting.
Saat ini, Pemkot Serang sedang berupaya melakukan penanganan dengan cara terintegrasi. Semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) wajib berperan menekan angka kasus stunting.
"Yang stunting sendiri 2022 bulan Agustus saja 2.111. Penanganan ada 2, ada penanganan secara sensitif dan non sensitif. Yang non sensitif oleh Dinkes. Yang sensitif oleh OPD lain, lingkungannya, pendidikannya air bersih," katanya, Senin (10/10/2022).
Ia menerangkan, kasus stunting di Kota Serang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Namun pihaknya tidak merinci perbandingan kasus tersebut.
Untuk kasusnya, anak yang menderita stunting berada di wilayah Kecamatan Taktakan dan Kasemen. Hal itu disebabkan oleh lingkungan, seperti budaya buang hajat di kebun (dolbon).
"Tadi disebutkan di Kasemen dan Taktakan (paling banyak kasus stunting). Kasemen mungkin lingkungan, contoh dolbon masih ada, itu menambah prevalensi," terangnya.
Atas polemik itu, semua intansi wajib berperan aktif dalam penanganan stunting. Misal Dinas Pekerjaan Umum dapat menyediakan air bersih dan lain-lain.
"Kita monitoring ke Cilowong, salah satu permasalahan air bersih masih minim, mereka harus beli sehari Rp20 ribu kesepakan di warga agar air terjaga ada. Itu nanti akan dikirim atau penampungan, sehingga air bersih saja bis terpenuhi," paparnya.
Terlebih berdasarkan verifikasi faktual, dari 37 ribu keluarga, ada 8.406 yang memiliki risiko tinggi menderita stunting.
"Hasil audit kita ada 8.406, kita melaksanakan audit stunting dari jumlah 37 ribu setelah verfal jumlah anggota keluarga yang berpotensi berisiko stunting 8.406," jelasnya. (Bilal)