Tangkapan layar video proses penangkapan MSAT, anak Kiai pelaku cabul berakhir ricuh. Aparat dihadang santri yang melakukan perlawanan (kiri) (Foto: Tangkapan layar IG/jalanjalandijawa, inijawatimur)

MEGAPOLITAN

Anak Kiai Jombang Resmi Jadi Tersangka Pencabulan, Kabareskim: Kemenag Harap Bekukan Izin Ponpes

Kamis 07 Jul 2022, 18:15 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Seorang anak kiai di salah satu pesantren di Kecamatan Poso, Jombang, MSA resmi menjadi tersangka.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Komjen Agus Andrianto.

“Kita semua, khususnya warga Jawa Timur tidak mentolerir apa yang dilakukan oleh pelaku kepada santriwati-santriwati yang menjadi korbannya,” ujar Agus kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

Ia berharap pihak Kementerian Agama (Kemenag) bisa memberikan sanksi terhadap pondok pesantren (ponpes) terkait.

Sebagai informasi, sebelumnya media sosial ramai soal anak kiai Jombang berinisial MSA (42) ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencabulan terhadap santriwati, di pesantren milik orangtuanya.

Lebih lanjut, ia dilaporkan ke polisi pada 29 Oktober 2019 oleh santriwati berinisial NA.

Sebulan berselang, Polres Jombang  mengeluarkan surat perintah dimulainya penyidikan.

Selanjutnya, Polda Jawa Timur mengambil alih kasus tersebut pada Januari 2020.

MSA kemudian sempat melawan penetapan dirinya sebagai tersangka dengan melakukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Surabaya, namun ditolak.

Ia kembali mengajukan gugatan ke PN Jombang, tetapi mendapat penolakan untuk kedua kalinya.

Kepala Bareskrim berharap masyarakat bisa ikut mendukung untuk menuntaskan kasus di atas.

Salah satu caranya, yakni para orangtua murid yang anaknya menjadi murid di sana, dapat memindahkan mereka ke ponpes lain yang lebih aman agar tidak menjadi korban kekerasan seksual. 
 
“Misal semua orangtua murid yang ada di ponpes tersebut menarik semua putra-putrinya, untuk pindah ke ponpes yang lebih aman,” kata dia.

“Kementerian Agama akan memberikan sanksi pembekuan izin ponpes dan lain-lain,” tambahnya.

(*)

 

Tags:
Anak KiaiJombangpencabulan anak kiaipondok pesantren

Administrator

Reporter

Administrator

Editor