JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Jelang Pemilu 2024 yang isu-isunya sudah mulai dibahas hari ini, pegiat media sosial Denny Siregar kembali mengungkapkan keresahannya lewat cuitan.
Denny Siregar bicara lewat twitternya mengenai politik identitas, isu yang sempat santer dibahas pada Pilgub DKI 2017.
Pegiat media sosial itu juga mengunggah video lama di mana anak-anak menyanyikan lagu 'bunuh si Ahok' sambil melakukan pawai obor.
“Sekedar mengingatkan bahayanya politik identitas di Pilgub DKI 2017..” tulis Denny Siregar lewat akun Twitter @dennysiregar7, dikutip pada Kamis (5/5/2022).
Tidak hanya itu, Denny juga menyebut bahwa ada seseorang yang ingin ‘cuci tangan’ pada masa-masa menjelang pemilu 2024 nanti.
“Biar orang tidak lupa. Ada yang mau cuci tangan soalnya,” katanya.
Tidak jelas siapa yang dimaksud oleh Denny, namun jika ditarik mundur ke masa Pilgub DKI Jakarta tahun 2017 silam, orang yang dia maksud ialah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Sebagai informasi, salah satu calon gubernur DKI yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada saat itu menyebut bahwa dari surat Al-Maidah ayat 51 digunakan sebagai alat untuk membohongi masyarakat.
Akibatnya, Ahok mendapatkan serangan dari sejumlah komunitas Muslim di dalam negeri, dan dianggap sebagai calon gubernur yang tidak merepresentasikan Islam. Lain halnya dengan lawan politiknya saat itu, Anies Baswedan.
Adapun pernyataan Denny Siregar ini ditanggapi netizen yang pro dan kontra dengan cuitannya.
“Hal ini.. Tidak boleh terjadi lagi.. Mari.. lawan mereka.. Perusak NKRI.. NKRI harga mati,” tulis akun @Se***********05
“Kau aja yang nganggap bahaya, karena gerombolan kau kalah. Coba kalau menang, akan lain vuitan kau,” tulis akun @Ru***********76.
“Mereka hampir mengCopy paste film G30 yg dibuat pak harto, tdak smua, cuma bagian yel2nya aja yg mengerikan, bhkan anak2 ngikutin,” tulis akun @vqbratakusumah.
“Nah ada orang gila nongol,” tulis akun @m*****3 mengomentari cuitan Denny Siregar soal politik identitas dengan mengungkit lagu ‘bunuh si Ahok’ itu. (Firas)