Kapal Karam, Tanjung Pasir, Menabrak Tunggak Kayu, Tunggak,
Kapal Karam di Tanjung Pasir, Disebabkan Karena Menabrak Tunggak Kayu,
Kapal Karam di Tanjung Pasir Kabupaten Tangerang Disebabkan Karena Menabrak Tunggak Kayu
TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Kapal karam di perairan Tanjung Pasir rupanya milik seorang nelayan asal Pulau Untung Jawa yang menabrak tunggak kayu saat hendak bersandar di Dermaga Tanjung Pasir.
Tunggak adalah sisa batang kayu dan akar yang masih kuat di tanah, dalam hal ini di dasar laut.. Saat ini kapal tersebut tengah disedot menggunakan mesin penyedot untuk mengeluarkan air.
Kapal pengangkut puluhan penumpang ini diketahui karam saat hendak mengantar balik puluhan penumpang ke Dermaga Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang pada Rabu (4/5/2022).
Kapal tersebut karam di jalur angkut penumpang dekat dermaga utama. Menurut kesaksian salah seorang nelayan yang enggan disebut namanya kapal tersebut mengangkut banyak penumpang.
"Iya kemarin, kapal itu nabrak tunggak kayu. Itu kapalnya masih disedot airnya, lokasinya tepat disitu," ungkap dia saat dijumpai Poskota di lokasi, Kamis (5/5/2022).
Menurut dia kapal karam tersebut berada di laut dangkal dekat kapal nelayan bersandar. Beruntung saat kejadian ini terdapat nelayan yang langsung membantu.
"Kita evakuasi pakai dua kapal kecil itu. Dua kali balik, ada sekitar 100 penumpang mungkin," jelasnya.
Pria berbadan tinggi ini mengaku jika kapal tersebut bukan milik warga Tanjung Pasir. Namun demikian milik warga kepulauan Untung Jawa.
"Punya orang Untung Jawa. Dia emang mau bersandar di Tanjung Pasir," tukasnya.
Sementara itu Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Komarudin mengaku belum mengetahui kejadian kapal karam tersebut.
"Sepanjang hari ini (kemarin) kebetulan saya ada di lokasi, di Tanjung Pasir. Jadi sepanjang hari ini tidak ada kejadian yah. Hanya ada beberapa temuan kita yang memang harus kita evaluasi," kata Kapolres.
Penemuan tersebut, lanjut dia, yakni terkait dengan pengaturan kapal keluar dan masuk. Selain itu, penggunaan live jaket untuk para penumpang.
"Dan masih ditemukan ada beberapa yang memang melebihi kapasitas. Itu yang tadi kita evaluasi dan Insha Allah besok sudah kita tertibkan kembali," tuntasnya. (Muhammad Iqbal))