Ilustrasi.

Internasional

Juru Bicara Kremlin: Kredibilitas Dolar dan Euro Pudar!

Senin 04 Apr 2022, 22:30 WIB

RUSIA, POSKOTA.CO.ID - Kredibilitas dolar dan euro sebagai mata uang internasional memudar.

Sementara praktik penggunaan mata uang nasional Rusia untuk menyelesaikan transaksi perdagangan internasional berjalan lancar.

Pernyataan ini datang dari Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Sejumlah negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan sebagian besar negara Uni Eropa, memberlakukan sanksi terhadap Moskow sejak Rusia melancarkan operasi militer khusus ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Banyak aset asing Rusia di luar negeri dibekukan. Akses Moskow ke sistem pesan antar bank SWIFTjuga dibatasi sehingga membahayakan kemampuan Rusia untuk menyelesaikan transaksi perdagangan menggunakan euro dan dolar.

Moskow menanggapi tekanan sanksi dengan mengatakan bahwa pembeli gas Rusia sekarang harus membuat rekening rubel di bank Rusia untuk melakukan pembayarannya.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada Minggu (3/4/2022) bahwa dolar AS dan euro sangat terguncang dengan sanksi anti Rusia dan kredibilitasnya memudar.

Proses penggunaan mata uang nasional Rusia sekarang dalam tahap awal. Tetapi tidak mungkin lagi untuk menghentikannya.

Dmitry Peskov menyinggung sistem keuangan AS. Seluruh sistem "Bretton Woods" yang memungkinkan AS berada di puncak piramida ekonomi dunia selama beberapa dekade kini runtuh.

Juru Bicara Kremlin menambahkan bahwa sistem Bretton Woods telah menciptakan rezim pertukaran internasional kolektif sehingga menjadikan dolar AS sebagai mata uang internasional.

Dmitry Peskov meramalkan bahwa sistem tersebut akan dihapuskan sepenuhnya karena masing-masing negara akan menggunakan mata uang nasionalnya dan praktik tersebut akan berkembang.***

Tags:
rusiaSWIFTRubelkredibilitas dolar dan euromata uang internasionalBretton Woodspiramida ekonomi duniaekonomi-globalinfo internasional

Reporter

Administrator

Editor