Banjir besar saat melanda Kota Serang. (foto : luthfi) 

Regional

Wali Kota Tuding Penyebab Banjir di Kota Serang Akibat Jebolnya Bendungan Sindang Heula, Namun Dibantah Kepala BBWSC3 

Kamis 03 Mar 2022, 01:17 WIB

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Wali Kota Serang Syafruddin tuding penyebab banjir yang menerjang Kota Serang akibat jebolnya Bendungan Sindang Heula di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.

Hal itu diungkapkan Syafruddin pada saat ekspos di depan awak media terkait proses penanganan dan dampak banjir Selasa sore (1/3/2022) kemarin. 

Menurut Syafruddin, banjir besar yang pertama kali terjadi di wilayahnya itu dikarenakan luapan air dari bendungan Sindang Heula yang jebol dan mengalir ke sungai Cibanten. 

"Kemungkinan waduk Sindang Heula sudah tidak bisa menampung debit air karena terlalu tinggi, sehingga kemudian jebol. Sebab tidak pernah Kota Serang ini terjadi banjir seperti ini," ujarnya. 

Selain itu, lanjut Syafruddin, sedimentasi atau pendangkalan yang terjadi pada sungai Cibanten yang melintas ke Kota Serang juga menyebabkan luapan air di Kota Serang semakin menyebar. 

"Sungai Cibanten ini sebenernya tanggungjawab balai besar atau Satker balai besar C3," katanya. 

Diakui Syafruddin, dirinya sudah beberapa kali mengusulkan untuk dinormalisasi, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya.
"Karena sungai Cibanten ini alirannya dari Lebak, Pandeglang ujungnya ada di Kasemen Kota serang. Oleh karena itu air dari mana-mana yang masuk ke Kota," ujarnya.

Sementara itu Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3), I Ketut Jayada memberikan penjelasan soal terjadinya banjir, yang isinya membantah tudingam Wali Kota Serang yang menuding penyebab banjir akibat jebolnya Bendungam Sindang Heula.

Pada saat meninjau bendungan Sindang Heula yang didampingi oleh Wagub Banten Andika Hazrumy, Wali Kota Serang Syafruddin serta beberapa jajaran pejabat eselon II Pemprov Banten mengungkapkan, banjir kemarin terjadi dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi dengan sampai  243 milimeter, sehingga menimbulkan dampak kiriman air yang cukup besar dari hulu ke Bendungan Sindang Heula. 

"Sehingga menyebabkan daya tampung di bendungan menjadi over kapasitas. Makanya kita buka saluran ke hilirnya, yang kemudian berdampak pada banjir di beberapa tempat di Kota Serang," katanya. 

Dikatakannya, daya tampung bendungan Sindang Heula itu hanya 9 juta meter kubik. Dari hasil perhitungan debit yang diterima sekitar di Sindang Heula mencapai 11 ju9⁹9ta meter kubik sehingga 2 juta meter kubik mengalir ke hilir sungai Cibanten yang berada Kota Serang sebelum mengalir ke laut.

"Ada kelebihan yang memang harus mengalir kelaut secara alamiah bukan kami sengaja memang bisanya dia mengalir ke sungai," kata Ketut. (Luthfillah

Tags:
wali kotaPenyebab BanjirKota Serangjebolbendungan-sindang-heulaKepala BBWSC3Wali Kota Tuding Penyebab Banjir di Kota Serangkibat Jebolnya Bendungan Sindang HeulaNamun Dibantah Kepala

Administrator

Reporter

Administrator

Editor