S, pelaku persetubuhan terhadap anak kandung saat diperiksa di Mapolsek Balaraja. (Foto/Veronica)

Kriminal

Astagfirullah! Tersangka Pencabulan Anak Kandung di Tangerang Juga Rudapaksa Kakak Korban

Kamis 03 Mar 2022, 14:28 WIB

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Saat membawa sang adik yang menjadi korban persetubuhan oleh ayahnya sendiri ke Mapolsek Balaraja, Tangerang, NS juga mengaku pernah di cabuli oleh pelaku.

Kepada penyidik, NS mengaku pernah mendapatkan perlakuan yang sama dari sayang ayah saat dirinya belum menikah.

"Jadi kakak korban ini juga mengaku pernah dicabuli oleh pelaku. Tapi tidak sampai di setubuhi," kata Kapolsek Balaraja, Kompol Heri Fitriyono kepada Poskota.co.id, Kamis (3/3).

NS mengaku, saat dirinya masih sekolah dan tinggal bersama ayahnya tersebut, pelaku pernah memegang bagian dada dan kelaminnya.

"Jadi kalo kakaknya ini hanya di pegang-pegang saja bagian dada dan kelaminnya. Jadi tidak parah seperti adiknya sampai di setubuhi," ungkapnya.

Sebelumnya, tak kuat dengan kelakuan sayang ayah kandung yang selalu menyetubuhinya, YT, 14 tahun ngadu kepada kakak tirinya.

Setelah di setubuhi pada Jumat (25/2) malam, keesokan harinya korban datang kerumah kakaknya untuk mengadukan perbuatan ayahnya tersebut.

Tak terima adiknya dk setubuhi secara berkali-kali NS, 23 tahun yang merupakan kakak tiri korban langsung membawa adiknya tersebut pergi.

Korban Sempat Masuk Pesantren

S pelaku, dan YT korban persetubuhan yang tidak lain adalah ayah dan anak kandung diketahui tinggal satu rumah di sebuah kontrakan di Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Mereka tinggal hanya berdua setelah S bercerai dengan istri ketiganya sekitar 8 bulan lalu.

Di kontrakan tersebut lah, S sering menyetubihi anak kandungnya hingga korban hamil.

"Saya tinggal cuma bedua sama dia. Dia sudah tidak sekolah karena mau masuk pesantren. Tapi pas masuk pesantren dia malah mau keluar," kata S kepada penyidik, Kamis (3/3).

S yang bekerja sebagai kuli bangunan di wilayah Cisoka tersebut mengaku banting tulang untuk menghidupi anaknya tersebut.

"Yang tinggal sama saya kan hanya dia. Kakaknya sudah menikah dan pindah. Jadi saya kerja buat dia saja,".

Hingga saat ini, S masih belum mengakui perbuatannya tersebut dan masih menganggap bahwa dirinya adalah korban dari sang anak.

"Bener pak saya ini korban. Dia yang tiba-tiba datang sudah tidak pakai baju. Dia juga yang sudah masukin kelamin saya ke punya dia," pungkasnnya.

Dicabuli Sejak Umur 5 Tahun

Pengakuan mencengangkan diucapkan oleh YT, 14, yang menjadi korban pencabulan oleh ayah kandungnya sendiri, ternyata sudah sejak ia berusia 5 tahun.

Kepada penyidik, YT mengaku sudah disetubuhi oleh ayahnya sejak usia 5 tahun. Dimana saat itu, ibu korban sudah meninggal dunia.

"Jadi setelah ibunya meninggal pelaku ini sudah pernah menyetubuhi korban. Cuma karena masih kecil korban diancam untuk tidak cerita ke siapapun," kata Kapolsek Balaraja, Kompol Heri Fitriyono, kepada Poskota.co.id, Kamis (3/3).

Masih dari pengakuan korban, lanjut Heri, persetubuhan tersebut hanya terjadi beberapa kali hingga usianya 14 tahun.

"Tapi katanya itu tidak sering. Yang sering baru 8 bulan belakangan ini karena pelaku sudah cerai sama istrinya  yang ketiga,".

Namun, lagi-lagi S pelaku tidak mengakui perbuatannya tersebut.

"Pelaku tetap tidak mengakuinya. Dia bilang baru sekali pas Jumat (25/2) itu doang," pungkasnnya.

Tersangka Sudah Menikah Tiga Kali

S, 48 tahun, pelaku persetubuhan terhadap anak kandung di Balaraja, Tangerang, mengaku sudah 3 kali menikah. Namun, saat ini pria bejat tersebut berstatus sebagai duda.

"Pelaku ini sudah tiga kali menikah. Yang pertama cerai, yang kedua meninggal dunia dan korban ini anak dari istri yang kedua. Sementara pernikahan ketiganya kandas sekitar 8 bulan yang lalu," kata Kapolsek Balaraja, Kompol Heri Fitriyono kepada Poskota.co.id, Kamis (3/3).

Heri mengatakan, dari pengakuan korban, pelaku sering menyetubuhinya sejak 8 bulan terkahir ini.

"Dari pengakuan korban dalam seminggu ia disetubuhi 2 hingga 3 kali," ujarnya.

Namun, hal tersebut dibantah oleh pelaku. Menurutnya, kejadian pada Jumat (25/2) tersebut merupakan yang pertama kalinya.

"Baru yang kemarin Jumat (25/2) itu aja pak. Sebelumnya tidak pernah," ungkap S saat diperiksa penyidik.

Menurutnya, korban YT sangat dekat dengannya. Bahkan untuk semua keperluan korban pasti akan dituruti oleh dirinya.

"Saya, kan, ayahnya. Semua saya penuhi. Bahkan untuk membeli keperluan seperti pembalut pun saya yang beli ke warung," pungkasnnya.

Diketahui, S di tangkap Polsek Balaraja setelah menyetubuhi anak kandungnya sendiri hingga hamil. (Veronica Prasetio)

Tags:
pencabulanpemerkosaanayah kandung di tangerang hamili anak 14 tahunanak 14 tahun dihamili ayah kandung di tangerangayah di tangerang hamili anak kandunganak kandung di tangerang dihamili ayahpencabulan ayah kandung terhadap anakayah cabuli anak kandung hingga hamil di tangerangpengakuan ayah kandung hamili anak di tangerangstatus ayah kandung yang hamili anak di tangerangfakta baru pencabulan anak kandung di tangerangayah di tangerang cabuli anak kandungnya sudah sejak korba berusia 5 tahunayah di tangerang juga cabuli kakak korbantersangka pencabulan anak kandung di tangerang juga rudapaksa kakak korban

Administrator

Reporter

Administrator

Editor