Kasatgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto saat rapat bersama Menko PMK Muhadjir Effendy. (foto: dok BNPB)

Regional

Antisipasi Kedatangan PPLN, Pemerintah Siapkan 1.900 Tempat Tidur Karantina di Pintu Masuk Surabaya

Sabtu 01 Jan 2022, 08:39 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Guna mengantisipasi para pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) melalui pintu masuk Surabaya, Pemerintah memastikan kesiapan melakukan karantina, untuk tahap awal disiapkan 1.900 tempat tidur karantina. 

Dalam hal ini pintu masuk Surabaya,  melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur. 

"Untuk tahap awal disiapkan 1.900 tempat tidur karantina," tutur Kasatgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto saat meninjau kesiapan karantina Surabaya bersama Menhub Budi Karya Sumadi dan Gubernur Jawa Timur Kofiffah Indar Parawangsa di Surabaya, Jumat (31/12/2021).

Suharyanto menjelaskan tiga tempat untuk karantina terpusat pekerja migran Indonesia (PMI), pelajar, dan aparat sipil negara serta sejumlah hotel untuk pelaku perjalanan umum.

"Persiapan sudah hampir final. 1.900 tempat tidur bisa digunakan dan secara bertahap bisa ditambah bila diperlukan,” tutur Suharyanto yang juga menjabat Kepala BNPB dalam keterangannya yang diterima Jumat (31/12/2021).

Dia menambahkan tempat karantina terpusat yang telah tersedia antara lain Asrama
Haji Sukolilo, Balai Diklat Kementerian Agama, Lembaga Penguji Mutu Pendidikan,
serta sejumlah hotel.

Untuk karantina pelaku perjalanan umum juga disiapkan sejumlah hotel bintang 3
hingga bintang 5 yang telah diverifikasi oleh Kementerian Kesehatan. Pengamanan karantina akan dikoordinir oleh personel dari Kodam V Brawijaya.

Menhub Budi Karya Sumadi memastikan proses keimigrasian dan protokol kesehatan
di bandara juga sudah siap dengan standar operasional prosedur.

 "Pemerintah belajar dari proses karantina di Jakarta sehingga mengetahui apa yang
harus diperbaiki. Kepastian operasional akan diambil hari ini dalam rakor dengan
Menko Marves [Luhut Binsar Pandjaitan],” tutur Menhub Budi Karya Sumadi.

Budi menambahkan, untuk tahap awal Kemenhub membuka maksimal tiga penerbangan
perminggu sambil dilakukan evaluasi apakah perlu penambahan.

Pembukaan kedatangan internasional melalui Bandara Juanda dimaksudkan untuk
mengurangi kepadatan melalui Bandara Soekarno Hatta, Jakarta yang telah mencapai 3.500-4.000 penumpang perhari.

Guna mencegah transmisi impor Covid-19 penumpang wajib karantina selama 10-14 hari (tergantung histori perjalanan) dengan 2 kali tes PCR dengan hasil negatif.

Regulasi ini diambil sebagai langkah kewaspadaan masuknya virus varian Omicron yang lebih cepat menyebar. Dengan dibukanya Bandara Juanda Surabaya, maka ada 4 pintu kedatangan internasional saat ini bersama Soekarno Hatta-Jakarta, Ngurah Rai Bali dan Sam Ratulangi - Manado. (*)

Tags:
Guna mengantisipasi para PPLNpelaku perjalanan luar negerimelalui pintu masuk SurabayaPemerintah memastikan kesiapan melakukan karantinatahap awal disiapkan 1.900 tempat tidur karantina

Reporter

Administrator

Editor