JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Tahun baru 2022 akan segera tiba Ahli Tarot dan Feng Shui, Madam Clarita meramalkan perekonomian Indonesia akan meningkat pesat di tahun tersebut.
Sehubungan dengan hal tersebut, peluang bisnis pun semakin terbuka lebar. Madam Clarita pun membeberkan bidang bisnis yang cocok dilakoni pada tahun 2022.
Madam Clarita menjelaskan bahwa tahun 2022 merupakan shio macan air dengan elemen kayu.
Oleh karena itu, hal yang berhubungan dengan kayu dan air dipastikan dapat cuan besar.
"Bisnis yang cocok di tahun 2022 itu adalah yang berkaitan dengan usaha yang berhubungan dengan topik kayu dan air," kata Madam Clarita saat dihubungi Poskota, Minggu (12/12/2021).
Diantaranya nisnis perhotelan dan pariwisata. Selain itu bisnis yang berhubungan dengan entertainment, periklanan, media dan musik dapat menjadi pilihan.
"Jadi akan naik. Entertainment naik, itu bagus. Yang berkaitan dengan suara, keberanian dan petualangan itu akan naik, yang kayak gitu," terangnya.
"Bisnis ekspedisi juga bagus loh itu di tahun 2022," tambah pemilik Instagram @madam_clarita tersebut.
Adapun beberapa sektor bisnis yang dihindari yakni berhubungan dengan elemen api, misalnya restoran.
Menurutnya bisnis restoran akan menurun di tahun 2022.
Adapun cara untuk membuat bisnis tersebut tetap stabil atau bertahan yakni dengan melakukan strategi pemasaran yang bagus.
"Ranah api. Ranah api itu restoran, agak turun yaak. Restoran agak turun, jadi harus berinovasi. Jadi gang punya restoran itu harus berinovasi dengan yang jenis makanan atau mungkin promo," tuturnya.
Adapun alternatif lain yakni dengan menyediakan menu minuman.
Madam Clarita menjelaskan bahwa unsur air pada minuman dapat menjadi penyeimbang.
"Selain itu akan terbantu jika dia bisnis minuman. Misalnya restoran menyediakan minuman juga. Misal yang berhubungan dengan minuman keras atau bir juga, itu akan terbantu karena memang unsurnya air," jelas Madam Clarita.
Selain sektor FnB, bidang bisnis lain yang kurang bagus di tahun depan ialah Bank.
Madam Clarita menyarankan adanya pembongkaran struktur dalam perusahaan untuk meraih peningkatan.
"Yang kurang bagus itu bank di gahun depan agak kureng, terus pabrik juga kurang, yang berkaitandengan pabrik akan menurun. mereka butuh perubahan dalam struktur, kalo dia mau ada peningkatan, pabrik kalo enggak perubahan, dia akan menurun 2022," paparnya. (cr07)