Paku jari-jari payung, ranjau paku paling berbahaya. (foto: ist)

Komunitas

Ngeri! Jarang Diketahui Ternyata Jenis Ranjau Paku Ini Paling Berbahaya, Saber: Pengendara Harus Waspada

Minggu 10 Okt 2021, 08:05 WIB

ANGGOTA tim Sapu Bersih Ranjau (Saber) paku jalanan di Jabodetabek menilai ranjau paku yang berbahaya adalah paku jari-jari payung. Ini diungkapkan Adi, anggota Saber yang menyebut paku modifikasi jari-jari payung ini membahayakan pengendara roda dua dan empat.

Pasalnya, jika ban kendaraan tersebut terkena paku jari payung dipastikan langsung kempes.

“Kalau paku biasa hanya menancap, tidak mengempeskan ban. Tetapi kalau jari-jari payung ini kena ban bisa langsung kempes baik itu motor maupun mobil,” ucap Adi.

Bahkan jenis ban tubeless pun bisa rusak dan kempes jika terkena jari-jari payung.

“Seperti tumpahan air es saja kalau jari-jari payung ini, jadi semua pengendara harus waspada," imbuhnya.

Upaya yang dilakukan tim Saber selama ini dalam membersihkan jalanan di Jakarta dari ranjau paku ini rupanya mendapat apresiasi dari Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya.

Terbukti seluruh jajaran Polres se-Jakarta dan Polda Metro Jaya memberikan penghargaan kepada Tim Saber. Bahkan, pihak Walikota juga melakukan hal yang sama.

Ini semua diterima dengan penuh suka cita dari tim Saber. Namun mereka tetap melaksanakan tugasnya ini sebagai panggilan hati untuk membantu sesama.

Aksi terpuji yang dilaksanakan Relawan Tim Saber ini mendapat sambutan hangat warga.

Mereka memuji upaya yang dilakukan Relawan Tim Saber tanpa pamrih apapun.

Apalagi mereka setiap hari, baik itu pagi, siang, malam aktif mencari paku di pinggir jalan tanpa kenal lelah.

“Ibarat kata, hujan kami lakoni. Siang hari di terik matahari juga kita jabanin. Ini kami lakukan untuk ketenangan pengendara roda dua maupun empat saat melintas di jalan agar selamat dari ranjau paku,” kata Rohim Binsarman (52), pengurus Komunitas Relawan Tim Saber, kemarin.

Susuri Jalan

Rohim Binsarman menjelaskan, komunitas yang diinisiasi dirinya ini berawal saat ia menjadi relawan untuk membersihkan paku-paku di sejumlah jalan raya di Jakarta.

Sejak 2010 ia mulai menyusuri sejumlah jalan di ibukota mencari ranjau paku.

Suka duka dialami Rohim dan kawan-kawan dari komunitas Relawan Tim Saber. Ribuan kilo paku berbagai ukuran didapat dari komunitas ini dari berbagai jalanan di Jakarta.

Paku-paku tersebut disebar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab demi keuntungan pribadi semata.

Modal Tali dan Magnet

Rohim, yang biasa melaksanakan aksi sosialnya di sekitar Jalan Daan Mogot Raya, Jakarta Barat, mengungkapkan, banyak ranjau paku bertebaran di pinggir jalan.

Karena itu, dirinya terpanggil jiwanya untuk menjadi relawan penangkap ranjau paku.

Tonton juga video "Kurangi Kemacetan di Simpang Gadog, Satlantas Berlakukan Dua Arah". (youtube/poskota tv)

Dengan bermodalkan tali dan magnet, dirinya mengumpulkan ranjau paku sebanyak 4 ton.

“Dari tahun 2010 sampai 2017 saya sendiri sekitar 2 ton. Seluruh anggota sekitar 2 ton. Total ada 4 ton terkumpul ranjau paku,” ucap warga Cengkareng, Jakarta Barat. (adji/yo)

Tags:
Sapu BersihSaberranjau pakuhati-hatiBanyak yang Belum Tahu Jenis Ranjau Paku Ini Paling BerbahayaKena Ban Apa Saja Bisa Langsung Kempes

Administrator

Reporter

Administrator

Editor