Lokasi penusukan yang menewaskan penjaga pantai di police line. (Foto/polrescilegon)

Kriminal

Diduga Dendam, Penjaga Pantai Tewas Ditusuk Teman Satu Desanya

Minggu 10 Okt 2021, 21:53 WIB

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Jujut Armana (27), warga asal Kampung Ranca Lembang, Desa Bandulu, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang meregang nyawa setelah ditusuk oleh teman satu desanya sendiri berinisial SL. 

Korban yang diketahui berprofesi sebagai penjaga pantai ini tewas sesaat setelah mendapat perawatan di Puskesmas Cinangka.

Pelaku masih dalam pengejaran petugas dan motif dibalik kasus penganiayaan masih dalam penyelidikan.

Diperoleh keterangan, peristiwa penganiayaan yang berujung hilangnya nyawa seseorang tersebut terjadi di Pos BPBD Kabupaten Serang tepatnya di Pantai Marbella, Desa Bandulu, Kecamatan Anyar pada Minggu (10/10/2021).

Petugas Pos BPBD Kabupaten Serang, Misja yang menjadi saksi mata menceritakan, peristiwa penusukan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat itu, korban tengah menjaga gang pantai ditemani kakak dan adiknya.

Misja mengungkapkan, korban lantaran terlihat lelah kemudian meminta izin kepada dirinya untuk beristirahat di dalam pos bersama kakaknya.

Kemudian Misja mempersilakannya dan korban beristirahat sementara dengan adiknya serta rekan petugas lain di lapak pedagang sebelah kanan pos.

"Dia izin numpang istirahat di pos, mungkin lelah karena lagi malam minggu. Saya saat itu istirahat di lapak pedagang samping pos dengan adik korban," ujar Misja kepada wartawan.

Seketika pelaku tiba-tiba datang menghampiri korban di dalam pos.

Misja mengaku, mendengar teriakan dari kakak korban meminta tolong dan kabur dari pos karena korban ditusuk oleh pelaku.

Ia kemudian menghampiri korban dan kakak korban namun pelaku tiba-tiba keluar dengan mengacungkan sebilah pisau dan berteriak-teriak.

"Mana lagi anaknya ? Mana lagi?," ucap Misja mengulang teriakan pelaku.

Pasca kejadian tersebut, pelaku kemudian kabur.

Ia kemudian melakukan pertolongan terhadap korban yang sudah bersimbah darah dan korban kemudian dibawa ke Puskesmas Cinangka.

“Kami langsung bawa korban ke Puskesmas,” ungkapnya.

Ia menceritakan, antara pelaku dan korban sudah bukan siapa-siapa lagi. Keduanya selain sesama pemuda di Desa Bandulu, juga biasa akrab sehari-harinya.

“Mereka ini tetanggaan di desa. Dua-duanya (pelaku dan korban) sering makan bareng, jalan bareng,” tuturnya.

Misja tidak mengetahui sebab musabab pelaku menusuk korban. Kemungkinan penusukan itu terjadi karena motif dendam. "Mungkin karena alasan pribadi. Itu baru kemungkinan,” terangnya.

Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Arief N Yusuf membenarkan peristiwa tersebut. Kejadian penusukan saat ini tengah ditangani penyidik.

Video Menara Saidah, Gedung Angker di Tengah Kota. (youtube/poskota tv)

"Masih kita selidiki semuanya," tuturnya.

Arief belum bisa menyebutkan sebab penusukan tersebut terjadi. Penyelidikan masih dilakukan intens.

"Semuanya masih kita minta keterangan, masih kita selidiki," pungkasnya. (rahmat haryono)

Tags:
penusukan penjaga pantaipenjaga pantai tewas ditusukpenjaga pantai anyer tewaspelaku penusukan penjaga pantai anyer

Administrator

Reporter

Administrator

Editor