BOGOR, POSKOTA.CO. ID - Imbas banjir bandang di aliran Sungai Cidurian, Bogor, Jawa Barat, Senin (6/9/2021) kemarin, membuat ratusan hektar sawah milik warga di Jasinga terancam kering.
Semestinya air sungai yang seharusnya mengisi bendungan Sendung Desa Sipak, akibat banjir bandang jadi beralih ke jalur lain.
Hal ini diungkapkan Kepala Desa Sipak, Agung Suryadinata, ancaman sawah warga bakal kekeringan pasca dari bencana banjir bandang di sungai Cidurian Kampung Parung Sapi Cilogak, Desa Kolong Sawah.
"Air aliran sungai kini beralih ke sebelah kiri jalur baru, akibat daridari terjadinya banjir bandang kemarin," ujar Kepala Desa Sipak, Agung Suryadinata kepada wartawan, Kamis (9/9/2021).
Sekitar 600 hektare lahan pertanian sangat bergantung dari air yang ada di Bendungan Sendung.
"Bendungan Sendung berfungsi untuk mengisi sawah-sawah yang ada di sekitar Desa yaitu Desa Pamagersari Dan Setu," katanya.
Sementara itu, ada sebanyak 12 kelompok tani yang aktivitasnya tergantung dari bendungan tersebut.
"Sudah ada dari perwakilan PUPR Kabupaten Bogor meninjau lokasi Bendungan Sendung, Rabu (8/9/2021) kemarin," pungkasnya.
Agung berharap dinas terkait baik itu dinas pertanian, PUPR dan lainnya untuk segera menindaklanjuti atas persoalan ini. (angga/pkl 02).