Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly saat menjenguk narapidana korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. (foto: veronica prasetio)

Tangerang

Bentrok Geng Narkoba Diduga jadi Pemicu Kebakaran Lapas Tangerang, Ini Kata Menkumham Yasonna

Kamis 09 Sep 2021, 18:11 WIB

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kejadian kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang yang menewaskan 44 orang narapidana.

Pihak Kemenkumham juga masih menyelidiki adanya dugaan kericuhan oleh dua geng narkoba yang terjadi sebelum kebakaran hebat melanda Lapas Tangerang, Rabu (8/9/2021) dini hari.

"Itu kami serahkan ke pihak Polri, tidak usah spekulasi. Nanti setelah tuntas dan jelas baru kita lihat, ini masih proses. Keterangan kemarin dugaan sementara listrik," kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly usai mengunjungi korban kebakaran lapas di RSUD Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, saat ini pihaknya masih fokus melakukan pemulihan psikologi dan pemberian bantuan kepada keluarga korban.

"Kita lewatkan dulu hal-hal itu, kami saat ini konsentrasi untuk yang korbannya dan keluarganya," ujarnya.

Sementara itu, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, soal dugaan terjadinya tindak pidana hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan.

"Hal yang lain, karena diduga terjadinya tindak pidana maka kita sedang mengumpulkan alat bukti, di samping pemeriksaan laboratorium ada juga pemeriksaan saksi yang saat ini bekerjasama dengan Polres Metro Tangerang Kota," ujarnya.

Diketahui, hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan pada 22 saksi dalam peristiwa tersebut.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa ada bentrokan antarnapi kasus narkoba sebelum terjadinya kebakaran. Namun, Kalapas Kelas I Tangerang, Victor Teguh Prihartono membantah kabar tersebut. 

"Dalam hal ini tidak ada dugaan (bentrok antargeng narkoba). Enggak ada dugaan. Kejadian (kebakaran), kita tunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian," kata Viktor pada awak media, Kamis (9/9/2021). 

Viktor mengaku sebelum adanya hasil pemeriksaan polisi dirinya enggan berasumsi. "Sebaiknya tidak ada dugaan. Jangan menduga-duga," ujarnya. 

Dirinya mengaku menyerahkan sepenuhnya hasil penyelidikan oleh petugas kepolisian.

Apalagi saat ini tim Kepolisian masih melakukan pendalaman.

"Serahkan ini kepada polisi untuk mencari tahu penyebab. Karena saya yang ada di lapangan dan saya bertugas di sini. Saya pikir itu dugaan, tapi namanya musibah, kapan saja bisa terjadi," jelas dia. 

Viktor mengaku saat ini pihak kepolisian juga sudah membawa beberapa barang yang diduga menjadi penyebab kebakaran.

"Kabel-kabel yang dibawa, temuan, TKP, itu kabel yang berantakan, yang di bawah, yang tersusun, pada saat kondisi ditemukan di lapangan. Mungkin mereka buat instalasi mungkin buat mereka nyolong listrik, mungkin nyolong pemanas air, ini kehidupan Napi," ujarnya.

Senada dengannya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab kebakaran.

Kombes Yusri menegaskan, pemeriksaan masih terus dilakukan di Puslabfor dengan mengumpukan semua bukti.

“Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan, hasilnya akan kami sampaikan setelah selesai pemeriksaan,” tukasnya. 

 Sebanyak 22 orang saksi terkait kasus kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang pun telah diperiksa Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya. 

Video Dokter ICU Sebut Korban Terbakar di Lapas Meninggal Akibat Gangguan Multi Organ. (youtube/poskota tv)

Kombes Yusri mengatakan 22 saksi yang diperiksa tersebut terbagi menjadi tiga klaster berbeda.

"Klaster pertama adalah petugas yang bertugas pada saat itu. Kedua adalah klaster warga binaan yang selamat ada 73 orang selamat, ada beberapa kita lakukan pemeriksaan. Kemudian ada aklaster pendamping warga binaan, kita lakukan pemeriksaan," ucapnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis (9/9/2021). (kontributor tangerang/veronica prasetio)

Tags:
Bentrok Geng Narkoba Diduga jadi Pemicu Kebakaran Lapas TangerangIni Kata Menkumham YasonnaMenkumham-yasonna-laolyBentrok Geng NarkobaKebakaran Lapas Tangerang

Administrator

Reporter

Administrator

Editor