Sebanyak 62 KK UMKM konveksi di RT 01/02 pendapatannya anjlok selama Pandemi covid-19.  (foto: luthfi)

Regional

Duh, Pendapatan Kampung Konveksi di Kota Serang Anjlok

Minggu 08 Agu 2021, 23:52 WIB

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Pendapatan masyarakat kampung Konveksi di Lingkungan Kebanyakan, Kelurahan Sukawana,  Kecamatan Serang, Kota Serang anjlok selama dua tahun Pandemi Covid-19. 

Berdasarkan data dari RT 01/02 Linkungan Kebanyakan, dari total 183 Kepala Keluarga (KK)  yang tercatat, 62 KK di antaranya berprofesi sebagai jasa konveksi. 

Ketua RT, Ali Misri saat dikonfirmasi mengatakan, profesi konveksi yang dijalani warga di sini sudah turun menurun dari orang tuanya terdahulu.

"Konon katanya sebelum tahun 80-an,  masyarakat di sini sudah mulai menjahit (konveksi)," ujarnya,  Minggu (8/8/2021). 

Seiring perjalanan waktu, lanjut Misri, profesi itu kini diteruskan oleh sanak saudaranya masing-masing, sehingga menjadi berkembang lebih banyak. 

"Bahkan sebelum saya datang ke sini, sekitar tahun 1997, itu sudah banyak yang menjahit," ucapnya.

Misri mengakui, dua tahun Pandemi Covid-19 ini menjadi pukulan berat bagi industri konveksi rumahan masyarakat di sini. Bahkan tidak sedikit warga yang menjual peralatan konveksinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

"Ya mau gimana lagi, order sepi sedangkan kebutuhan sehari-hari tetap harus terus dipenuhi. Tapi tidak ada sih yang dijual semua mah, paling satu sampai dua mesin saja setiap KK," ucapnya.

Untuk bisa bertahan memenuhi kebutuhan sehari-hari, lanjutnya, masyarakat di sini ada yang bekerja ke luar daerah atau hanya menerima orderan jasa konveksi, sedangkan untuk bahan bakunya dari mandor yang tersebar di beberapa daerah. 

"Ada yang dari Anyer, Rau, Balaraja sampai Jakarta. Mereka rata-rata bos penjual baju seragam," ungkapnya.

Untuk bantuan UMKM dari pemerintah,  tambah Misri, warganya sudah ada yang mendapat sekitar 22 KK sedangkan yang lainnya tidak. "Karena kan ada persyaratan-persyaratan yang tidak semua mempunyai itu," pungkasnya. 

Diakui Misri, dalam waktu normal produksi konveksi warganya bisa mencapai 100 pcs dalam sehari. Untuk harganya bervariatif dari mulai Rp55 ribu- Rp70 ribu per pak.

"Menjelang tahun ajaran baru itu biasanya pucak tinggi-tingginya pemesanan seragam di konveksi warganya. Itu bisa bertahan sampai 17 Agustus. Sehingga dari orderan itu saja untuk kebutuhan sehari-hari sudah cukup," tambahnya. 

Video Pendapatan Kampung Konveksi di Kota Serang Anjlok Selama Pandemi. (youtube/poskota tv)

Namun untuk sekarang, keluhnya, jangankan untuk memesan seragam, ditelpon saya orang sekolah itu tidak mau ngangkat. 

"Mudah-mudahan Pandemi ini segera berakhir agar kami bisa kembali produksi," harapnya. (kontributor banten/luthfillah)

Tags:
Pendapatan Kampung KonveksiKonveksi di Kota Seranganjlok

Administrator

Reporter

Administrator

Editor