Suasana di terminal Terpadu Pulogebang. (foto: Ifand)

Jakarta

PPKM Darurat, Penumpang di Terminal Terpadu Pulo Gebang Jaktim Anjlok

Rabu 07 Jul 2021, 15:20 WIB

CAKUNG, POSKOTA.CO.ID - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat membuat keberangkatan penumpang di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, anjlok.

Persyaratan ketat yang membuat mereka enggan berangkat ke luar daerah dan dua hari lalu hanya 13 orang penumpang.

Kasatpel Operasional Terminal Terpadu Pulo Gebang, Afif Muhroji mengatakan, sejak pemberlakuan PPKM Darurat, jumlah keberangkatan penumpang menurun drastis.

Pasalnya, mereka yang akan pergi keluar kota harus memiliki berbagai persyaratan yang lengkap.

"Tanggal 3 Juli kemarin yang berangkat 433, tanggal 4 Juli ada 790, dan tanggal 5 Juli hanya 13 orang, jadi turun drastis," katanya, Rabu (7/6/2021).

Penurunan keberangkatan penumpang, kata Afif, baru terlihat di hari ketiga PPKM Darurat berlaku setelah syarat keberangkatan diperketat.

Pasalnya, pada hari pertama dan kedua PPKM Darurat diberlakukan, pihaknya masih melakukan sosialisasi syarat.

"Sekarang syarat keberangkatan memiliki kartu vaksinasi Covid-19, minimal dosis satu dan hasil rapid test antigen negatif satu hari sebelum keberangkatan. Ini mulai efektif sejak tanggal 5 Juli," ujarnya.

Menurut Afif, meski saat larangan mudik Idulfitri 1442 Hijriah lalu rapid test antigen penumpang dilakukan, namun dalam pelaksanaannya berbeda dengan PPKM Darurat.

Karena saat larangan mudik rapid test antigen dan pemeriksaan GeNoSe dilakukan secara acak, kini seluruh penumpang wajib mengikuti tes dan pihaknya pun menyiapkannya.

"Syarat keberangkatan penumpang sekarang ini sesuai SE (surat edaran) Kementerian Perhubungan nomor 43 tahun 2021. Untuk sekarang penumpang harus melakukan antigen sendiri," tukasnya. (ifand)

Tags:
PPKM DaruratTerminal Terpadu Pulo GebangKasatpel Operasional Terminal Terpadu Pulo GebangAfif Muhroji

Reporter

Administrator

Editor