JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Cuitan salah satu akun bernama LsOwien heboh di media sosial Twitter.
Pasalnya akun Twitter tersebut menggungah cuitan kontroversi yang menyebabkan warganet geger.
Dalam unggahanya, tampak pengguna Twitter itu menyebut bahwa Rachmawati Soekarnoputri wafat karena diracun oleh dokter RSPAD.
“RIP… Wafat di racuni obat-obatan di RSPAD. Dokter-dokter di RSPAD kalau ngasih obat memang ngeriiiiiiiii..!!!,” tulisnya.
Sontak hal itu buat warganet terkejut, salah satunya pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean, yang merupakan mantan politikus Demokrat.
Ferdinand pun naik pitam dan melaporkan cuitan akun twitter tersebut ke media sosial resmi Divisi Humas Polri dan Puspen TNI.
“Pak Polisi dan TNI, DivHumas_Polri Puspen_TNI tni_ad binofficial_ri akun ini perlu dikunjungi,” cuit Ferdinand Hutahaean.
Bahkan, Ferdinand juga menyebut jika tweet tersebut merupakan cuitan fitnah dan bisa merusak nama baik RSPAD.
“Tweetnya mengerikan memfitnah. Jangan dibiarkan yang begini krn nama RSPAD akan rusak..!,” lanjut Ferdinand.
Dari isi unggahan netizen berinisial LsOwien, tampak pengguna Twitter itu menyebut bahwa Rachmawati Soekarno wafat lantaran diracun obat-obatan oleh dokter di RSPAD.
Hingga berita ini dibuat, belum ada kelanjutan terkait kasus tersebut. (cr09)