PASAR REBO, POSKOTA.CO.ID - Jalur tikus yang dimanfaatkan warga untuk mengindari penyekatan PPKM Darurat, membuat jalan lingkungan macet parah.
Satgas Covid-19 Jakarta Timur pun akhirnya melockdown atau menutup jalan lingkungan itu agar tak ada lagi yang bisa melintas untuk mencegah kerumunan warga yang dikhawatirkan menjadi penyebaran Covid-19.
Ketua RW 09 kelurahan Pekayon, Ahmad Suci Sulandjari mengatakan, keputusan penyekatan tersebut dibatalkan secara mendadak dalam hitungan jam karena kemacetan terus memburuk.
Upaya itu diambil karena bila penyekatan terus dilakukan malah menimbulkan kemacetan yang sangat parah.
"Siang tadi macet semakin parah, sampai tiga kilometer. Akhirnya dari Camat tadi meminta untuk dilakukan penutupan sepenuhnya, lockdown," katanya, Rabu (07/07/2021).
Dikatakan Ahmad, kemacetan tiga kilometer terjadi dari Jalan Gandaria I, Kelurahan Pekayon hingga Jalan Telaga IV, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok.
Hal itu imbas pekerja non sektor esensial, non kritikal, angkutan umum, hingga kendaraan angkut barang yang menghindari penyekatan di Jalan Raya Bogor.
"Karena macet makin parah tadi warga protes semua. Akhirnya dilakukan penutupan jalan dengan barrier beton, jadi benar-benar enggak ada kendaraan bisa lewat," ujarnya.
Ahmad menuturkan penutupan jalan dengan barrier beton bakal dilakukan di Jalan Telaga IV yang merupakan perbatasan antara Kelurahan Pekayon dengan Kelurahan Tugu.
Atas hal itu juga warga tidak menolak keputusan penutupan total karena khawatir permukiman mereka membuat penularan Covid-19 meluas.
"Ini memang keputusan mendadak, tapi harus dilakukan. Karena memang kasus Covid-19 di wilayah Kelurahan Pekayon sekarang ini sudah sangat buruk juga," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Satgas Covid-19 Jakarta Timur dan Kota Depok memberlakukan penyekatan di permukiman warga Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo dan Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.
Langkah itu diambil setelah sebelumnya masih banyak pengendara yang mencari jalan tikus agar bisa masuk ke ibukota.
Plt Lurah Pekayon Sunar mengatakan, penyekatan yang dilakukan pihaknya sebagai tindak lanjut atas keluhan warga yang permukimannya jadi 'jalur tikus' untuk menghindari pos penyekatan PPKM Darurat.
Pasalnya, sejak diberlakukannya PPKM Darurat, jalan permukiman warga di kedua Kelurahan macet imbas jadi jalur tikus.
"Jadi sekarang jalur ini kami jaga juga, kami juga sudah koordinasi dengan wilayah Kota Depok. Sudah bertemu dengan Lurah, Ketua RT/RW dan aparat, hasilnya setuju melakukan penyekatan," katanya, Rabu (7/7).
Dikayakan Sunar, nantinya pos penyekatan bakal didirikan di dua lokasi Jalan Telaga IV dekat Situ Pendongkelan yang selama ini dilintasi.
Satgas Covid-19 Kelurahan Pekayon melakukan penyekatan terhadap pengendara dari arah Jakarta ke Kota Depok, sementara Satgas Covid-19 Kelurahan Tugu melakukan sebaliknya.
"Di masing-masing lokasi disekat, kita sudah koordinasi untuk melakukan penyekatan di dua lokasi. Pengendara diperiksa keperluannya, apa pekerja sektor esensial dan kritikal atau bukan," ujarnya. (*)