TANGSEL, POSKOTA.CO.ID - Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya masuk ke zona kuning atau kategori rendah penularan Covid-19.
Kondisi itu berdasarkan peta penyebaran Covid-19 di Provinsi Banten, yang diupdate sejak Selasa (02/03/2021) malam.
Berdasarkan peta penyebaran Covid-19 di Provinsi Banten itu, Tangerang Selatan (Tangsel) di zona kuning bersama Kabupaten Tangerang.
Adapun Kota Tangerang masih berada di zona oranye atau kategori sedang penularan Covid-19.
Baca juga: Tangsel Zona Oranye, Warga Diminta Terus Terapkan 3M, Hindari 3K
Sementara, masuknya Tangsel ke zona kuning membuat Benyamin Davnie turut bersyukur.
Menurut Wakil Walikota Tangerang Selatan itu, wilayahnya masuk zona kuning hasil dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro.
"Sejak diberlakuan PPKM memang Satgas Covid-19 Tangsel itu gencar melakukan penanganan dari hulu dan hilir. Dan hasilnya, alhamdulillah masuk zona kuning," ujarnya dihubungi Poskota, Rabu (3/3/2021) pagi.
Baca juga: Tangsel Zona Merah, Wali Kota Airin Pertimbangkan PSBB Total Seperti Jakarta
Meski demikian, Benyamin menyebut, pihaknya akan terus berupaya maksimal dalam menekan laju penyebaran virus Corona di wilayahnya.
"Kami juga meminta warga Tangsel tetap mematuhi prokes 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas," ungkapnya.
Melansir peta penyebaran Covid-19 Provinsi Banten, per tanggal 2 Maret, Tangsel tercatat Kontak Erat ( KE ) 13.296, Kontak Saspek (KS) 4.895 dan Kontak Probable (KP) 39 kasus.
Masih dari data itu, pasien Covid-19 yang masih di rawat 507 orang, sembuh 6.927 orang dan yang meninggal 331 kasus.
Sekadar informasi, wilayah Tangsel baru kembali lagi masuk ke zona kuning. Sebelumnya, sejak 8 Februari Tangsel berada di zona oranye.
Bahkan, dari peta penyebaran Covid-19 Provinsi Banten tahun 2021, Tangsel sempat berada di zona merah per tanggal 7 Februari. (Ridsha Vimanda Nasution/Kontributor/win)