Yusnita salah satu pedagang di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara. (yono)

Jakarta

Lebih Pedas dari Rasanya, Harga Cabai di Pasar Koja Meroket Capai Rp.140.000 Pedagang Menjerit

Rabu 03 Mar 2021, 13:55 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Diawal bulan Maret 2021 harga cabai di pasaran lebih pedas dari rasanya. Harga cabai rawit merah yang semula hanya Rp120 ribu/kg kini mencapai Rp140 ribu/kg. Kenaikan yang tak tangung-tanggung ini sontak membuat penjual dan pembeli kebingungan.

Dari pantauan Poskota di Pasar Koja Baru, Koja, Jalan Bhayangkara 1, RT 006, RW 001, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, pada Rabu (3/3/2021) cabai rawit merah dibandrol dengan harga Rp140 ribu/kg yang semula hanya Rp120 ribu/kg.

Sedangkan harga cabai merah keriting terpantau masih stabil diharga Rp60 ribu/kg. Berbanding terbalik dengan cabai, harga tomat justru mengalami penurunan. Awalnya harga tomat sebesar Rp20 ribu/kg, kini turun diharga Rp15 ribu/kg.

Sementara itu harga bawang putih masih terpantau normal sebesar Rp35 ribu/kg dan bawang merah Rp45 ribu/kg.

Baca juga: Kian Pedas, Harga Cabai di Pasar Induk Rau Serang Tembus Rp130 Ribu per Kg

Yusnita (45) salah satu pedagang di Pasar Koja Baru mengatakan, alasan kenaikan harga cabai karena pasokan dari petani yang menipis.

Di musim penghujan menurutnya banyak petani yang gagal panen sehingga terjadi kelangkaan cabai di pasaran dan menyebabkan harga melambung tinggi.

"Cabai rawit merah harga Rp140 ribu/kg, seminggu lalu masih Rp100 ribuan. Alasan naiknya harga karena musim hujan pasokannya sedikit dari petaninya, kalau dia pasokan banyak murah kalau dia kosong pembeli nya banyak langsung harga naik gitu," kata Yusnita, saat ditemui di lapak dagangannya.

Baca juga: Kian Pedas, Harga Cabai di Pasar Induk Rau Serang Tembus Rp130 Ribu per Kg

Dirinya mengatakan meski harga cabai meroket pembeli di lapaknya tetap normal.

"Meski cabe rawit merah harga naik pembeli tetap biasa, cuma biasa yang beli sekilo jadi dikurangi," jelasnya.

"Kita pedagang minta sama pemerintah, untuk gimana caranya harga cabai turun. Kita penjual juga bingung jualnya biasanya ibu-ibu kan kalau belanja belinya Rp10 ribu campur (bermacam jenis cabai), sekarang udah gak bisa lagi," pintanya.

Erin salah satu pembeli mengaku kesulitan mengatur uang belanja gara-gara harga cabai meroket.

"Ya bingung juga ngatur uang belanja, kita kan masak pakai cabe, buat nyambel juga pake cabai. Kalau harganya naik ya bikin pusing lah, mana ekonomi lagi susah gara-gara Covid-19," keluhnya.

Dirinya berharap agar pemerintah mengeluarkan solusi terkait kenaikan harga cabai.

"Pemerintah tolonglah normalkan lagi harga cabai, gimana caranya lah. Soalnya udah jadi bahan pokok cabai itu buat rakyat," pintanya. (yono/tha)

Tags:
harga cabaikenaikan-harga-cabaiharga-cabai-di-pasar-kojapedagang-cabai-menjerit

Reporter

Administrator

Editor