Tangerang

Tak Senada dengan Pemerintah Pusat, Penerapan PPKM di Tangerang Justru Efektif Menekan Laju Penularan Corona

Selasa 02 Feb 2021, 17:12 WIB

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Wali Kota Tangerang, mengklaim Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali di wilayahnya berjalan efektif, lantaran pasien Covid-19 yang dirawat mengalami penurunan.

Arief mengatakan lantaran adanya penurunan pasien, sehingga ketersediaan tempat tidur meningkat dibeberapa tempat Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) dan rumah sakit khusus pasien Covid-19.

"Tingkat hunian rumah sakit di Kota Tangerang menurun," ujar Arief, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Penerapan PPKM di Tangerang Efektif Mengembalikan Wilayah ke Zona Kuning Penyebaran Covid-19

Menurut Arief, dalam pelaksanaan PPKM, positivity rate Kota Tangerang menurun dibandingkan PPKM pertama.

"Dari 80 kota yang menerapkan PPKM, (ada) 50 sekian kota yang positivity rate-nya lebih tinggi saat PPKM kedua, ketimbang PPKM pertama. Kalau Kota Tangerang justru turun. Kota Tangerang masuk ke 20 sekian kota yang berhasil," jelasnya.

Atas dasar itu Arif mengklaim Kota Tangerang masuk dalam zona oranye menuju kuning penyebaran Covid-19.

"Kemarin juga saat kita rapat dengan BNPB pusat, Kota Tangerang sudah masuk ke zona kuning," jelasnya.

Baca juga: Pembangunan Zona Dua RLC Kota Tangsel Mencapai 40 Persen, Diharapkan Mampu Menampung Pasien Covid-19 Lebih Banyak

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19) tidak efektif.

"Saya ingin menyampaikan mengenai yang berkaitan dengan PPKM, tanggal 11-25 Januari, kita harus ngomong apa adanya, ini tidak efektif," kata Jokowi dalam video rapat terbatas yang diunggah akun Sekretariat Presiden di Youtube.

Jokowi menyebukan ketidakefektifan PPKM terlihat dari mobilitas masyarakat yang masih tinggi, sehingga di beberapa provinsi kasus positif covid-19 tetap naik. (toga/tha)

 

Tags:
ppkm-di-tangerangPPKM Jawa-Balippkm-diperpanjangefektif-menekan-penyebaran-coronaPenularan CoronaPositivity Ratepasien-covid-19-menurun

Reporter

Administrator

Editor