Inspektur Jenderal Kementerian Sosial Dadang Iskandar.(ist)

Nasional

Lampaui Target, Program ATENSI Dirjen Rehabilitasi Sosial Dapat Apresiasi

Sabtu 12 Des 2020, 02:15 WIB

JAKARTA – Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), yang digulirkan oleh Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, mendapat apresiasi positif dari Inspektur Jenderal Kementerian Sosial Dadang Iskandar.

“Program ATENSI merupakan inovasi baru dari sisi performance program Ditjen Rehabilitasi Sosial, baik dari tampilan, sarana prasarana yang akan dibangun atau dikerjakan, sarana penunjang seperti kendaraan. Secara konsep pun sudah tergambar apa yang akan dikerjakan untuk capaian kinerjanya tinggal internalisasinya kedepan,” ujar Dadang, di Rapat Koordinasi Nasional Evaluasi Program Rehabilitasi Sosial Tahun 2020, di Hotel El Royale, Jakarta.

Pihak Inspektorat, kata Dadang, akan mengawal target yang akan dicapai oleh Dirjen Rehabilitasi Sosial melalui program ATENSI. 

Ia berharap konsep program ATENSI ini lebih dimaksimalkan dan pihaknya juga akan melakukan evaluasi dan penilaian.

Baca juga: Program ATENSI Dinilai Efektif Tangani Permasalahan Kaum Termarjinalkan

"Saya kira program ATENSI ini masih harus terus disempurnakan oleh jajaran Ditjen Rehsos baik ditingkat pusat maupun daerah," tuturnya.

Selain itu, dari sisi pengawasan, pihaknya akan mengevaluasi akuntabilitas dalam sisi keuangan seperti tata kelola pertanggungjawaban maupun aset yang dimiliki. 

“Kami juga akan melihat apakah target capaian dari Ditjen Rehabilitasi Sosial, seperti program untuk lansia (lanjut usia), anak terlantar, korban Napza (narkotika, psikotropika, zat adiktif), sudah tercapai. Tapi, berdasarkan laporan ada yang melebihi target, ini luar biasa dan merupakan suatu keberhasilan," ungkapnya. 

Dadang mengusulkan dilakukan penelitian khusus dan juga survey untuk layanan-layanan sosial yang dilakukan oleh Ditjen Rehsos agar bisa diketahui khalayak.

Baca juga: Direhsos Anak Susun Pedoman Kampanye Sosial Rehabilitasi Sosial Anak

"Bila terpublish-kan lebih bagus, masyarakat bisa mengetahui layanan yang dilakuan oleh Ditjen Rehsos sekaligus menjadi sarana untuk evaluasi," tuturnya.

Terkait serapan anggaran, kata Harry, saat ini telah mencapai 87 persen. Ia berharap di akhir tahun 2020 serapan anggaran dapat meningkat hingga 96%.

"Situasi pandemi covid-19 ini membuat balai menjadi tersendat dalam memberikan layanan karena resikonya tinggi. Jadi dari kapasitas 100 persen hanya boleh terisi 50 persen karena social distancing," ujarnya.

Menurut Harry, melalui ATENSI, ada peningkatan penyelesaian permasalahan sosial.

Baca juga: Mensos: Rehabilitasi Sosial Bangun Peradaban Manusia

“Ada peningkatan cukup signifikan, dari target 125 ribu, hingga akhir November 2020 bisa tercapai 212 ribu dari coverage (jangkauan). Penjangkauan tersebut mampu melampaui target karena selama ini penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) berbasis keluarga, komunitas bersama Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan berbasis residensial yaitu Balai/Panti Rehabililitasi Sosial,” pungkasnya.(tri)

Tags:
Lampaui TargetProgram ATENSIDirjen Rehabilitasi SosialDapat Apresiasikemensos

Reporter

Administrator

Editor