SERANG - Tak punya uang untuk membeli minuman keras (miras), tiga pemuda asal Kecamatan Cikande nekat membacok pelajar SLTP asal Kampung Pabuaran, untuk mengambil dua unit HP milik korban.
Tiga pemuda yang terlibat pembacokan itu adalah Gilang Maulana, Nuriwan, dan Ferry, ketiganya berusia 20 tahun. Pelajar SLTP yang dibacok asal Kampung Pabuaran, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.
Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan peristiwa pembacokan dan perampasan HP tersebut terjadi pada Rabu (4/11/2020).
Baca juga: Seorang Remaja Jadi Korban Pembacokan dan Pengeroyokan di Ciracas
Awalnya ketiga pelaku dengan menggunakan satu sepeda motor mendatangi korban di depan pabrik PT Wonoyoko, Jalan Cikande Rangkas Bitung, Kampung Pabuaran, Kecamatan Cikande.
"Bermodalkan celurit, pelaku menodong korban. Karena melawan mereka membacok korban hingga terluka dibagian kening, dada dan punggung," kata Kapolres kepada wartawan saat jumpa pers di Mapolsek Cikande, Rabu (11/11/2020).
Menurut Mariyono, setelah berhasil merampas dua unit HP korban pelaku melarikan diri, sedangkan korban dibawa ke Puskesmas Cikande. Sepanjutnya kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Cikande.
Baca juga: Punggung Pak Ogah di Bekasi Dibacok Segerombolan Orang Bermotor
"Setelah dilakukan penyelidikan, lima hari kemudian dua pelaku Gilang dan Nuriwan berhasil kita tangkap. Sedangkan Ferry masih DPO," ujarnya.
Mariyono mengungkapkan berdasarkan keterangan pelaku, ketiganya nekat melakukan pembacokan dan perampasan karena ingin berpesta miras. "Mereka tak punya uang untuk beli miras," ungkapnya. (haryono/win)